Jakarta –
Read More : Judi Online Makin Meresahkan! Ini Pesan OJK buat Keluarga Korban
Menteri Investasi/Direktur BKPM Bahlil Lahadalia membantah investasi yang dilakukan di Indonesia hanya dikuasai China. Menurut Bahlil, banyak anggapan keliru mengenai isu ini sehingga menimbulkan penipuan di masyarakat.
Berdasarkan data investasi di Indonesia pada tahun 2023, Bahlil menjelaskan investasi asing dipimpin oleh Singapura. Dia memastikan informasi dari kementerian itu benar dan kalau ada yang berbeda bisa jadi penipuan.
“Sekarang negara mana saja yang datang ke Indonesia? Mereka selalu bilang negara yang masuk adalah China, China penipu! Dana yang masuk adalah PMA (Penanaman Modal Asing) 52%, PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) 47%., negara pertama yang datang.” . Singapura”, ujarnya saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (02/05/2024).
FYI, total realisasi investasi pada 2023 mencapai Rp1,418 triliun, lebih besar dari target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebesar Rp1,400 triliun. Singapura merupakan investor asing terbesar dengan $15,4 miliar, diikuti oleh Tiongkok dengan $7,4 miliar, Hong Kong dengan $6,5 miliar, Jepang dengan $4,6 miliar, dan Malaysia dengan $4,1 miliar.
Berdasarkan informasi tersebut, Bahlil menegaskan, anggapan investasi asing di Indonesia hanya didominasi oleh China tidaklah benar. “Jadi tidak benar kalau ada yang mengklaim hanya satu negara yaitu China yang mendominasi investasi yang masuk ke Indonesia, itu datanya,” tegasnya.
Ia kemudian mengungkapkan, sebagian investasi Singapura sebenarnya berasal dari Indonesia. Negeri Jiran itu hanya dijadikan hub oleh para pengusaha Indonesia, sehingga jika ditilik lebih dekat, Bahlil memperkirakan PMDN lebih besar dibandingkan PMA.
“Singapura sebenarnya itu hub bagi sebagian orang Indonesia di Singapura. Jadi kalau mau tarik uang, PMDN-nya lebih banyak,” tutupnya.
Tonton juga videonya: Tentang Investasi Microsoft di Indonesia
(ily/dasi)