Jakarta – Asam lambung selama puasa pasti dapat mengganggu kenyamanan selama bulan puasa. Dalam kondisi parah, penyakit pada pertumbuhan asam lambung bahkan dapat mengancam kelaparan.
Read More : 4 Minuman yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi saat Perut Kosong, Nomor 1 Paling Sering
Selama puasa, tubuh tidak pernah atau minum selama sepuluh jam. Akibatnya, lambung menjadi kosong, dan lambung menghasilkan lebih banyak asam lambung.
Di sisi lain, itu dapat mengancam produksi asam lambung, berkat mudah untuk memanjat kerongkongan. Kondisi ini disebut penyakit refluks gastrointestinal (GERD) atau orang biasa mengetahuinya sebagai penyakit asam lambung.
Asam lambung, yang naik selama puasa, biasanya menyebabkan penyakit dalam bentuk mual dan rasa sakit di lambung. Selain itu, perut juga tampak tidak nyaman karena mempertahankan kelaparan. Kombinasi negara ini dapat memaksa seseorang untuk membatalkan kelaparan jika mereka tidak dapat hidup.
Seorang spesialis kedokteran internal, Dr. Aria Ariadno, SPPD-Kgeh, memberi orang gangguan asam lambung atau penyakit asam lambung sebelum kelaparan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter.
Ditugaskan bahwa dokter yang tertarik dapat memberikan nasihat tentang kelaparan, termasuk pemberian obat.
“Orang -orang yang memiliki GERD, gangguan lambung, bisul, gastritis harus sebelum kontrol pertama atau perawatan dokter,” kata Dr. Aru pada hari Senin pada hari Senin (14 Februari 20125).
“Jadi, ketika dia fajar, dia minum obat dengan harapan bahwa tidak akan ada gangguan asam lambung di masa depan,” katanya lagi.
Selain minum obat, program nutrisi juga harus dipertimbangkan. Aru mengatakan bahwa makanan harus dihindari yang dapat merangsang atau mengganggu pencernaan, seperti makanan pedas, asam dan berlemak.
“Saat fajar, cobalah untuk tidak makan makanan yang dapat merangsang atau mengganggu pencernaan,” tambahnya.
Jika asam lambung meningkat di tengah hari dan menyebabkan ketidaknyamanan, Dr. Aru menyarankan agar orang tidak memaksa diri untuk melanjutkan jabatan mereka.
Itulah sebabnya ia menyarankan agar orang -orang dengan asam lambung berkonsultasi dengan dokter, mengambil obat -obatan dengan rekomendasi dan mengikuti diet sehat saat fajar dan retak.
“Jangan memaksakan diri, jika dia tidak mampu membelinya atau di tengah jalan (pos), dia memiliki pelanggaran, jadi posisi itu harus dihentikan,” katanya lagi
Tonton video “Nunung Video membuka kondisi Anda, mencoba memeriksa psikiater” (Suck/Up)