Jakarta –
Read More : 15 Buah Rendah Gula yang Cocok Buat Pengidap Diabetes, Ini Daftarnya
Ubi jalar merupakan umbi-umbian yang kaya nutrisi. Kandungan vitamin, mineral, dan seratnya yang tinggi diyakini memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan mata hingga meningkatkan kekebalan tubuh.
Apalagi umbi-umbian yang rasanya manis ini mudah ditemukan di pasar Indonesia dan harganya terjangkau. Jenis ubi juga beragam, antara lain ubi putih, ubi oranye, ubi ungu, dan ubi Cilembu yang terkenal dengan cairan madunya.
Karena kandungan nutrisinya yang melimpah dan harganya yang murah, sebagian orang menganggap menikmati ubi jalar setiap hari merupakan suatu keutamaan. Namun, bolehkah makan ubi setiap hari? Apakah enak makan ubi setiap hari?
Mengutip Parade, ubi boleh dimakan setiap hari asalkan dalam jumlah yang wajar. Para ahli merekomendasikan satu ubi jalar sehari sudah cukup menyehatkan, tidak lebih dari jumlah yang dianjurkan. Masih ada beragam sayur dan buah kaya nutrisi lainnya yang bisa Anda nikmati.
Mengonsumsi ubi terlalu banyak dapat menyebabkan kulit menjadi oranye yang dikenal dengan karotenemia. Pasalnya, ubi jalar mengandung beta karoten dalam jumlah tinggi.
Hal ini bisa terjadi pada orang dengan variasi genetik tertentu sehingga tubuhnya kesulitan mengubah beta karoten menjadi bentuk aktif vitamin A. Akibatnya, penumpukan beta karoten menyebabkan kulit menjadi kuning oranye.
Karotenemia akibat terlalu banyak makan ubi bisa muncul di telapak tangan dan kaki serta sekitar lubang hidung. Untuk menghindari kondisi tersebut, nutrisi betakaroten dan vitamin A bisa didapat dari sayur-sayuran dan produk hewani lainnya.
Di sisi lain, penderita diabetes harus berhati-hati saat mengonsumsi ubi, karena kandungan karbohidratnya yang tinggi berpotensi meningkatkan gula darah. Begitu pula dengan orang yang mempunyai riwayat batu ginjal. Kandungan oksalat pada ubi jalar dapat menyebabkan batu ginjal pada orang yang rentan.
Orang dengan kondisi dan riwayat kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi ubi jalar setiap hari
Seperti dilansir Healthline, kandungan nutrisi dalam 200 gram (g) ubi panggang adalah sebagai berikut: Kalori: 180 Karbohidrat: 41 g Protein 4 g Serat: 6,6 g Vitamin A: 213% dari Nilai Harian (DV) Vitamin C : 44% DV Vitamin B6 : 36% DVM Mangan : 43% asam pantotenat DVA : 35% dv
Secara umum, ubi jalar merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Varietas ubi jalar berwarna oranye dan ungu memiliki lebih banyak antioksidan
Kandungan nutrisi yang terdapat pada ubi jalar memberikan manfaat bagi kesehatan seperti: Meningkatkan kesehatan usus berkat kandungan seratnya, antara lain kanker usus besar, lambung, kandung kemih, dan payudara berkat antioksidan karoten. Meningkatkan fungsi otak berkat kandungan antosianin. Meningkatkan daya tahan tubuh berkat dengan vitamin A di dalamnya. Simak video “Video: Tanggapan Komisi X DPR terhadap Wacana Pembatasan Media Sosial untuk Anak” (azn/row)