Jakarta –
Read More : Saptoyogo Purnomo Banjir Pujian, Raih Medali Pertama RI di Paralimpiade 2024
Palapa Ring merupakan proyek pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Akses Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) yang menghubungkan 57 kabupaten/kota di Indonesia. Bernama Jalan Tol Langit, proyek ini bertujuan untuk menghadirkan kualitas internet yang andal dari Sabang hingga Merauke.
Kehadiran Palapa ring dapat menghubungkan kawasan 3T (interior, border, eksterior) yang sebelumnya tidak terkoneksi internet. Proyek ini mengintegrasikan jaringan yang ada dengan jaringan baru serta jaringan penyedia telekomunikasi.
Selain itu, proyek tersebut dilaksanakan melalui kemitraan pemerintah-swasta melalui kemitraan pemerintah-usaha (PPBU). Sejauh ini ada tiga paket Palapa Ring, Paket Bocah, Paket Tengah, dan Paket Timur.
Paket Sedang Palapa Ring
Beroperasi sejak 21 Desember 2018, paket Palapa Ring Center menjangkau 17 lokasi Palapa Ring di wilayah Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Maluku Utara. Paket ini menghubungkan wilayah tersebut dengan kabel serat optik sepanjang 3.101 km (kabel serat optik bawah laut 1.798 km dan kabel serat optik terestrial sepanjang 1.303 km).
Berdasarkan pemberitaan Detikcom, salah satu destinasi yang memiliki titik koneksi pada paket lingkar tengah Palapa adalah Tobelo, Halmahera, Maluku Utara. Tobelo merupakan bagian dari paket P8A dengan Manado.
Hadir sebagai salah satu kota penghubung yang melayani kota-kota dalam kota layanan seperti Tobelo, Melonguane, Morotai, Ondong Siau dan Tahuna, kata Hema Baizura, Direktur Utama Divisi Infrastruktur BAKTI, Jumat. / 12/2023).
Proyek ini dibangun oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia, perusahaan patungan antara PT LEN, PT Teknologi Teknologi Global Investama, PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa, dan PT Multi Kontrol Nusantara.
Di wilayah Palapa tengah terdapat kurang lebih 4,1 juta jiwa yang tersebar di 24 kabupaten/kota di wilayah WPUTI. Jumlah desa di wilayah ini tiga kali lebih banyak dibandingkan jumlah desa di wilayah barat. Tak hanya itu, jumlah penduduk di wilayah paket tengah juga lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah paket timur.
Peluang pertumbuhan
Rata-rata PDRB per kapita di 24 kabupaten Wilayah Palapa Tengah adalah 391 juta jiwa. Terdapat perbedaan yang sangat besar antara Palapa Bundar Tengah dan Palapa Bundar Timur, dimana PDB per kapita Palapa Bundar Tengah lima kali lipat dari Palapa Bundar Timur.
Tak hanya itu, sekitar 66% penduduk di 24 kecamatan Lingkar Palapa Tengah sudah menggunakan Internet. Tingkat penerimaan sinyal internet di desa-desa Palapa Ring Tengah mencapai 69. Pertumbuhan signifikan tersebut didukung oleh industri primer dan sekunder yang menghasilkan pendapatan di kawasan Palapa Ring Tengah.
Saksikan video โStrategi PANDI meningkatkan pertumbuhan domain .id di seluruh duniaโ (prf/owner)