Jakarta –

Read More : Kemendag Selidiki Arus Barang Impor dari China-AS, Ada Apa?

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berencana membuka kantor cabang baru di luar negeri (KCLN) di Sydney, Australia. Langkah penting ini sejalan dengan amanat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan bertujuan untuk memperluas cakupan layanan internasional BNI.

Saat ini, BNI telah berhasil mendirikan KCLN di banyak kota di dunia, seperti London, New York, Seoul, Singapura, Tokyo, Hong Kong, dan Amsterdam. Di balik rencana ekspansi ke Sydney adalah pertumbuhan diaspora Indonesia yang signifikan di Australia, dan menguatnya hubungan dagang kedua negara.

Anggota DPR PDIP VI Evita Nursanty mendukung penuh rencana ekspansi BNI menuju Sydney. Ia menilai pembukaan kantor cabang baru akan memudahkan penyebaran Indonesia dalam pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Australia yang memiliki potensi besar di sektor komersial.

“Saat kami berkunjung ke Australia, kami melihat peluang perdagangan dan internasionalisasi yang besar. Karena BNI fokus pada perbankan internasional, kami sangat mendukung hal tersebut,” kata Evita, Rabu (17/7/2024).

Kinerja gemilang BNI pun mendapat pengakuan. Pada kuartal I 2024, laba bersih BNI mencapai Rp5,33 triliun, meningkat 2,03% year-on-year. Selain itu, BNI mampu menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) menjadi 2% dan menurunkan biaya kredit menjadi 1% yang menunjukkan komitmen BNI dalam menjaga kesehatan portofolio kreditnya.

“Dengan kinerja yang baik, BNI berpeluang bagus untuk melanjutkan kegiatan usahanya di luar negeri. Selain Australia, peluang bagus juga ada di Belanda yang UKMnya berkembang pesat,” tambah Evita.

Rencana pembukaan kantor cabang di Sydney merupakan langkah penting bagi BNI untuk mendukung pertumbuhan UKM di luar negeri dan memperkuat kehadiran internasionalnya, sejalan dengan visinya menjadi bank global terkemuka. (Bahasa Inggris/Bahasa Inggris)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *