Bangkok ke
Read More : India Hujan Deras, Taj Mahal Bocor Lalu Kebanjiran
Foto viral itu membuat marah warga Thailand. Foto tersebut menunjukkan sebuah keluarga di tempat perlindungan Tai, dengan seorang anak melihat ke dinding!
Menurut South China Morning Post, pada Rabu (29/5/2024), beberapa turis Tiongkok dan anaknya yang berusia 4-5 tahun pergi berlibur ke Aula Tahta Chakri Maha Prasat yang merupakan bagian dari Grand Palace. Bangkok. Bangunan tersebut merupakan bekas kediaman Keluarga Kerajaan Thailand.
Dalam foto tersebut, dia berdiri di depan tembok beton rendah saat anak laki-laki itu mengangkat bajunya untuk buang air kecil. Bergandengan tangan, Ayah dan Ibu tampak lega.
Menurut TV3 Morning News Thailand, burung bangau dengan cepat menebak negara asal dan gaya pakaian dari tas tersebut. Ayah memakai tas berlogo Xiaomi dan celana gajah ala turis, sedangkan ibu memakai topi tahan panas.
“Di mana penjaganya? Mengapa ini terjadi,” tulis salah satu kolumnis.
“Dia harus dihukum karena menghina kerajaan,” sahut yang lain.
Menteri Pariwisata dan Olahraga yang baru dilantik Sermsak Pongpanit juga memberikan pernyataan. Ia menilai, tindakan tersebut tidak tepat.
Menurut pengawas online, kekerasan dalam rumah tangga juga dapat dihukum berdasarkan Pasal 112 KUHP Thailand, yang menyatakan bahwa siapa pun yang menghina monarki dapat dipenjara selama tiga hingga 15 tahun.
Insiden ini menyusul kontroversi mengenai tanda peringatan toilet yang dianggap rasis. Baik dalam bahasa Thailand dan Inggris mengatakan “Harap bersih”, tetapi versi Cina mengatakan “Wisatawan Tiongkok, harap bersih”.
Beberapa pengamat online melihat hal ini sebagai diskriminasi, sementara yang lain memahami bahwa kata-kata tertentu diperlukan.
“Sebagai orang Tionghoa, saya juga benci turis yang tidak menggunakan toilet, tidak meludah ke tanah, berbicara keras, dan membuang sampah sembarangan,” kata salah satu turis.
Turis Tiongkok dikenal memiliki reputasi buruk di luar negeri karena perilaku kasarnya. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyadari fakta ini dan berulang kali memperingatkan warganya untuk memperhatikan etika saat bepergian ke luar negeri. Saksikan video “Tips Mencari Pemandu Wisata Resmi” (bnl/fem)