Jakarta –
Read More : Jadwal Copa America 2024 Besok Pagi: Argentina Vs Chile
Ruben Amorim disebut-sebut sukses melatih Manchester United. Pengalaman membantu Sporting CP memecahkan kekeringan di Kejuaraan Nasional Portugal yang berlangsung hampir dua dekade merupakan keuntungan besar untuk itu.
Penunjukan pria berusia 39 tahun itu diperkirakan akan segera diumumkan. Sporting MU mengumumkan kesediaannya membayar klausul pelepasan sebesar 10 juta euro.
Laga perempatfinal Piala Liga Portugal melawan Nacional pada Selasa (29 Oktober) disebut-sebut menjadi laga terakhir Amorim sebagai pelatih olahraga. Namun belum diketahui apakah ia akan duduk di bangku cadangan pada laga MU melawan Chelsea akhir pekan ini.
Amorim yang berasal dari luar Inggris diperkirakan akan banyak menemui kendala, terutama saat ia datang di pertengahan musim dan harus segera membangkitkan MU. Mereka saat ini berada di peringkat 14 klasemen Liga Inggris dan belum memenangkan satu pertandingan pun di Liga Europa.
Namun pengalaman empat tahun di Sporting disebut bisa membantunya. Sebelum Amorim tiba pada tahun 2020, tim Lisbon sedang mengejar kejuaraan Portugal.
Terakhir kali mereka meraih kemenangan adalah pada tahun 2002. Saat itu, Amorim bahkan belum debut sebagai pemain. Namun, bersama Amorim, Sporting akhirnya kembali menjadi raja Portugal.
Memenangkan Kejuaraan Nasional Portugal pada 2020-21 dan 2023-24. Dia juga memenangkan dua kejuaraan Portugal pada tahun 2021 dan 2022.
Jurnalis Portugal Marcus Alves mengatakan kepada BBC Sport: “Pekerjaan di Manchester United sepertinya tugas yang mustahil saat ini, tetapi begitu pula Amorim di Sporting ketika dia ditunjuk sebagai pelatih mereka pada 5 Maret 2020.
“Fasih dan ramah, Amorim sangat menawan dan pandai bicara sehingga Cristiano Ronaldo pernah memanggilnya ‘penyair’ di mantan tim nasionalnya. Yang terpenting, pemain berusia 39 tahun itu tidak akan menerima kurangnya profesionalisme.”
“Dialah yang menenangkan tim yang dulunya tampak seperti sedang berperang dengan dirinya sendiri,” jelas Alves. Dia bisa melakukannya dua kali jika diizinkan.” (adp/adp)