Jakarta –
Read More : Tarif Bea Masuk Barang Kiriman Disederhanakan, Tas-Sepatu Jadi 25%
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) merayakan pembukaan gerainya yang ke-2.000 di Filipina. Gerainya terletak di Ciudad de San Jose, Sta. Rosa, Laguna Filipina.
“Masyarakat Filipina telah memberikan respon yang baik selama sepuluh tahun kami berada di sini, jadi kami bangga menjadi retailer Indonesia yang sesungguhnya. 2.000 gerai bukan sekedar angka, tapi wujud kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang kami tawarkan di sini,” kata Alfamart. Direktur Bisnis dan Teknologi Internasional Bambang Setyawan Jojo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11/2024).
Hal itu diungkapkannya saat acara pembukaan toko, Selasa (7/9). Alfamart diketahui telah hadir di Filipina selama 1 dekade sejak tahun 2014. Bambang meyakini keberhasilan Alfamart tumbuh begitu cepat tidak lepas dari budaya belanja masyarakat Filipina yang berpikiran maju. Selain itu, potensi usaha terbuka lebar, pasokan produk terjamin dan dukungan pemerintah daerah terhadap investasi usaha.
Selain itu, ia yakin konsep mini mart yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, kenyamanan berbelanja, dan harga yang relatif terjangkau juga akan menarik konsumen Filipina untuk berbelanja di Alfamart.
“Pengetahuan, pengalaman dan keahlian kami dalam mengelola bisnis ritel modern di Indonesia juga menjadi landasan dan landasan penting yang kami gunakan di Filipina. Jadi kami lebih siap mengembangkan usaha,” ujarnya.
Sekadar informasi, model Alfamart di Filipina serupa dengan di Indonesia, yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, layanan pembayaran elektronik, serta produk segar dan beku.
Toko Alfamart mudah ditemukan misalnya di kawasan pemukiman, sarana transportasi, perkantoran dan lokasi strategis lainnya. Oleh karena itu, warga sekitar sangat mudah memanfaatkan berbagai layanan di Alfamart.
Dari segi dukungan gudang, pengiriman barang ke seluruh outlet disediakan oleh 5 cabang dan gudang (pusat distribusi) yaitu Silang, Marilao, Mexico, Colombo dan Saria. Alfamart juga berkontribusi dengan mempekerjakan 12.500 tenaga kerja lokal dan 24 tenaga kerja Indonesia di beberapa posisi strategis.
Mempromosikan produk lokal Indonesia
Alfamart Filipina juga menyediakan merek produk asli Indonesia untuk dipajang di rak. Memiliki merek-merek populer Indonesia seperti mie instan, roti, makanan dan minuman ringan. Hal ini merupakan salah satu strategi Alfamart untuk mempromosikan produk lokal ke pasar internasional.
“Kami berharap semakin banyak produk dalam negeri lokal yang bisa kita dorong untuk dipromosikan lebih lanjut dengan ekspansi ke luar negeri,” tutup Bambang.
(acn/ego)