Riyadh –

Read More : Rivaldo: Messi Itu Referensi buat Yamal, Bukan Pembanding

Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nasser meraih satu kemenangan pun musim ini. Namun dari segi individu, Ronaldo tetap puas.

Musim penuh pertama Ronaldo bersama Al Nasser berakhir tragis. Setelah kalah di Liga Arab Saudi dari juara Al Hilal, Al Nasser juga kalah di perempat final Liga Champions Asia dari Al Ain.

Peluang terakhir meraih trofi Piala Raja Saudi akhir pekan lalu juga berujung pada kekalahan adu penalti dari Al Hilal.

Ronaldo menangis sejadi-jadinya di penghujung pertandingan karena tahu dirinya gagal mempersembahkan trofi kepada Al Nasser. Meski dari segi individu, Ronaldo tampil luar biasa.

Ia memecahkan rekor top skorer Liga Arab Saudi dengan 35 gol, melampaui rekor mantan Al Nasser Abdrazek Hamdallah (34 gol) pada musim 2018/2019.

Ronaldo masih tajam di usia 39 tahun karena sudah mencetak 64 gol dari 69 pertandingan di semua kompetisi sejak Januari 2023.

Atas rekor mencetak golnya di Liga Arab Saudi, ia mendapat penghargaan yang menambah torehan kariernya. Ini menjadi bukti Ronaldo selalu menampilkan performa terbaiknya di usia muda.

“Jujur (penghargaan) ini sangat berarti karena ini hasil kerja keras. Jujur saja, saya memang tidak punya target dari awal musim, tapi seiring berjalannya waktu, saya mulai percaya kalau saya bisa. Saya ingin berterima kasih kepada rekan satu tim saya, atas penghargaan yang tidak bisa Anda menangkan tanpa mereka,” kata Ronaldo, dilansir dari ESPN.

“Saya sangat bangga berhasil memecahkan rekor mencetak gol di Liga Arab Saudi.” Ini tidak biasa bagi saya, saya merasa bahagia dan memotivasi saya untuk terus bermain, berlatih sepanjang waktu, dan terus berjalan seperti ini. Tonton video “Gol menakjubkan Cristiano Ronaldo menandai hat-trick ke-65 dalam karirnya” (mrp/aff)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *