Jakarta –
Perusahaan Teknologi Amerika Serikat (AS) mengajukan banding atas keputusan Komisi Pengawas Kompetisi Bisnis (KPPU) karena dianggap sebagai monopoli layanan pembayaran di toko permainan.
“Google mengimbau keputusan KPPU untuk sistem pembayaran bermain toko, menekankan manfaat dari Game Google pengembang dan Selasa dan Flexon. / 2/2025).
Dalam penjelasannya, Google menyatakan bahwa keputusan KPPU memiliki kekecewaan nyata tentang operasinya di Google Game dan Ecosistum. Perusahaan juga mengkonfirmasi Google Game dan memberikan nilai dan pilihan terkait untuk Android Indonesia, aplikasi ini berkontribusi pada ekosistem dan pengembang pengembang dengan cepat.
Mencoba memastikan fakta layanan operasional Google dapat memahami. Perusahaan juga berkomitmen untuk partisipasi konstruktif dalam regulator Indonesia.
“Itulah sebabnya kami mengajukan banding atas keputusan ini didasarkan pada aplikasi kesalahpahaman dasar dan pekerjaan bisnis kami,” Google mengumumkan.
Dalam permohonannya, Google akan memberi tahu tiga fakta utama. Pertama, ini akan menekankan bahwa Android adalah ekosistem gratis. Game Google hanya akses ke aplikasi pengguna Indonesia.
Google Rate, keputusan ini mempertimbangkan satu -satunya cara untuk menemukan dan mengakses aplikasi Google Play. Ini mengabaikan banyak pilihan lain yang tersedia untuk pelanggan di semua ekosistem seluler.
“Di Android, The Choice termasuk unduhan langsung dari toko dan pengembang aplikasi pihak ketiga. Apple Pal App Store dan toko aplikasi tiga partai lainnya juga menawarkan cara lain untuk menemukan aplikasi.
Kedua, aplikasi yang kuat dan kompetitif dari toko game Google Indonesia mencoba mendukung Ecosistam. Biaya Google disesuaikan dengan manfaat dengan manfaat seperti keamanan android, pengiriman aplikasi, alat untuk pengembangan.
“Google ה צ גר גר בענעפ ק ה ה ה דע דע על דע על דע דע על דע על על ָבער ָבער ָבער ָבער ַנדערש צ ָס ָס ָס ָס ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר ָס ָס ָס ַר ַר ַר ַר ַר ַר ַר.
Ketiga, pengguna juga menyediakan Sistem Pilihan (UCB) di layanan Google Google Play yang menunjukkan komitmen yang kuat untuk opsi pembayaran aplikasi. Perusahaan mengklaim bahwa sistem UCB menjawab banyak kekhawatiran yang dipertimbangkan oleh KPPU, termasuk memberikan opsi ke sistem pengumpulan google Game dan memperluas metode pembayaran yang tersedia.
Sistem pembayaran opsional juga disediakan oleh Google untuk Indonesia sejak 2022. Google mengatakan bahwa Indonesia termasuk dalam negara pertama yang menguntungkan program ini.
“Selain itu, program percontohan UCB telah menawarkan untuk mengurangi layanan 4% untuk transaksi dengan sistem pembayaran opsional,” jelasnya.
Google menambahkan, upaya banding juga akan menangkap banyak ketidakpercayaan, termasuk kesalahan aktual, masalah prosedural, serta bukti yang tidak memadai. Google percaya, ada peluang untuk berdebat antara kasus banding dan proses hukum.
“Kami percaya bahwa Google Play memberikan manfaat besar bagi pengembang dan pengguna lokal, dan kami berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem yang dikembangkan dan berkontribusi pada Indonesia.” (ACD / ACD)