Jakarta –

Read More : Pengusaha Ngeluh Banyak Ormas Minta THR

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima usulan Kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025.

Ada tiga hal yang dapat dimasukkan dalam rencana penggajian. Airlangga menjelaskan, skema gaji dalam usulan pengusaha terlebih dahulu melihat kondisi perkembangan ekonomi dan industri saat ini selain UMP.

“Bahasnya, para pengusaha yang masuk ke Appindo yang terdiri dari berbagai sektor seperti sektor otomotif, industri, ritel, dan tekstil menginginkan upah yang mencerminkan perkembangan ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian. Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).

Kedua, rencana gaji tetap konsisten. Ketiga, pengusaha mengusulkan rencana struktur upah baru berdasarkan produktivitas.

“Komitmen perundingan pengusaha tidak hanya soal UMP saja, tapi juga soal skala upah dan struktur skala upah, serta mengharapkan produktivitas menjadi salah satu faktornya,” jelas Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani menjelaskan, UMP 2025 memang akan diumumkan dalam waktu dekat, yakni 21 November 2024.

Terkait rencana pengupahan bipartisan, Shinta mengatakan rencana tersebut menyasar pekerja yang upahnya lebih tinggi dari UMP. Jadi, kenaikan gaji tergantung situasi perusahaan.

“Pada puncaknya, UMP harus diserahkan kepada masing-masing pelaku perdagangan, karena kondisinya berbeda-beda, itu pembicaraan bilateral, ada dialog sosial yang terus kita galakkan dengan buruh,” tutupnya.

Simak Videonya: Menaker Sebut UMP 2025 Akan Diputuskan 21 November

(batang/gambar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *