Jakarta –
Read More : Kebiasaan yang Picu Wanita Jaksel Harus Diangkat Kantong Empedunya di Usia 22
Bisakah peneliti membuat ‘vaksin obesitas’ sehingga orang dapat makan bebas tanpa rasa takut? Para peneliti di University of Colorado Boulder telah menemukan proses vaksin inovatif yang akan membantu mempertahankan berat badan pada bakteri sehat.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior and Immunity, tikus yang ditemukan pada bakteri, termasuk vaksin micobacterium (vaksin M), biasanya ditemukan dalam susu tanah dan sapi, biasanya menjadi lebih resistensi dari berat berat yang biasanya disebabkan oleh tinggi Diet
“Penelitian ini mengejutkan tentang penghindaran penuh penurunan berat badan dalam pola makanan pada hewan -hewan ini,” kata Ny. Fijiologi Christopher Lori, Post, Sunday (12/1/2025).
“Ini menunjukkan bahwa kontak dengan bakteri menguntungkan, diet Barat kita yang umum dapat melindungi dari beberapa efek kesehatan negatif,” katanya.
Berbagai penelitian dikatakan mengurangi peradangan karena tekanan tikus. Ini mendorong para peneliti untuk mengeksplorasi ‘vaksin stres’ yang dibuat oleh bakteri ini.
Dalam penelitiannya, Lori dan timnya mencoba melihat bahwa Vaca juga dapat membantu mengatasi peradangan dan kecemasan otak, yang sering hidup dengan jenis makanan yang buruk.
Sekelompok remaja diberi makanan sehat dalam penelitian ini, kelompok lain diberi junk food dalam bentuk hamburger dan kentang goreng. Setiap minggu disediakan selama 10 minggu, termasuk setengah dari masing -masing kelompok yang diperoleh dalam vaksin M.
Pada akhir survei, sekelompok tikus yang tidak lagi bakteri dan makan junk food berkurang hingga 16 persen lebih berat daripada tikus diet sehat. Kelompok ini memiliki lebih banyak lemak visaral pada tikus.
Lemak visaral yang tidak dikontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
Anehnya, tikus yang disuntikkan dan makanan junk makanan tidak bertambah berat. Mereka memiliki lebih sedikit lemak visaral daripada tikus yang makan sehat.
Gagasan vaksin untuk melawan angkat berat seperti fiksi. Tetapi jika berhasil, ini bisa menjadi pencarian besar di dunia kedokteran.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan pada orang untuk melihat seberapa efektif. Para peneliti menduga bahwa vaksin dapat mengurangi peradangan, jaringan lemak dapat meningkatkan kesehatan dan meningkatkan metabolisme. Tonton “Pengantar Skrining Kesehatan Rutin” untuk mencegah obesitas dan diabetes “(AVK/UP)