Jakarta –

Read More : Jakarta Rayakan HUT Ke-497, yang Terakhir Sebagai Ibu Kota?

Wisatawan bisa merasakan pengalaman menjadi pelajar Jepang seperti yang digambarkan di anime. Tidak hanya dengan mengenakan seragam pelajar, namun juga dengan datang ke sekolah dan belajar.

Pengalaman unik ini ditawarkan oleh sebuah perusahaan bernama Undokaia dengan nama Your High School Program, lapor South China Morning Post, Rabu (12/12/2024). Program ini memungkinkan wisatawan asing untuk menghabiskan hari sebagai siswa sekolah menengah Jepang yang sepenuhnya dilakukan dalam bahasa Inggris.

Perusahaan tersebut mengubah sekolah menengah yang ditinggalkan di Prefektur Chiba bagian timur Jepang pada bulan November tahun lalu. Acara mereka juga dibagikan di akun Instagram ourhighschool_kimitsu.

Perusahaan meluncurkan ide ini untuk memberikan wisatawan internasional gambaran budaya sekolah Jepang dan merangsang pariwisata lokal. Wisatawan segala usia bisa menjadi ‘day student’ dengan biaya 30.000 yen (Rp 3,1 juta) dan diperbolehkan maksimal 30 peserta per hari.

Pengunjung dapat memilih untuk mengenakan seragam atau jas klasik mirip pelaut Jepang untuk upacara pembukaan. Dia kemudian ditempatkan di kelas yang berbeda dan belajar kaligrafi di kelas bahasa Jepang.

Sejarah para guru di sini menarik. Misalnya, seorang guru kelas yang pernah nakal, Hideo Onishima, memutuskan untuk menjadi seorang guru setelah bertemu dengan seorang mentor yang membimbingnya ke jalan yang benar. Guru lainnya, Rukia Kikuchi, bercita-cita menjadi guru yang disegani dan menginspirasi kelasnya dengan kutipan penuh semangat dari anime Jepang.

Sekolah mengadakan latihan tanggap darurat di sela-sela kelas, mengajarkan pengunjung keterampilan tanggap darurat yang penting, seperti bersembunyi dengan cepat di bawah meja mereka.

Wisatawan juga bisa mengenakan kimono tradisional, belajar menggunakan katana, atau mengikuti tarian tradisional Jepang.

Setelah makan siang, mereka pergi ke kelas sejarah dan pendidikan jasmani. Mereka juga mengenakan seragam olah raga bergaris dan bermain permainan seperti tarik tambang di gym.

Wisatawan juga akan menyaksikan siswa nakal dengan rambut berwarna-warni mengganggu bisnis dengan tongkat baseball, membuat kekacauan di lapangan, bermain-main, dan mengancam teman sekelas mereka.

Siswa pemberontak ini membentuk budaya Yankee Jepang, sebuah subkultur yang menjadi ciri kehidupan sekolah Jepang dan menantang peraturan sekolah dan norma sosial. Bukankah itu seperti animenya?

Sebelum meninggalkan sekolah, peserta mengikuti pembersihan kelas, yang merupakan bagian integral dari sistem pendidikan Jepang, mengajarkan keterampilan membersihkan, mendorong kerja sama tim, dan menanamkan rasa tanggung jawab.

Di penghujung hari sekolah, pengunjung menerima sertifikat kelulusan.

Anda dapat melakukan reservasi online untuk menghadiri acara ini. Tonton video “Jepang menutup spot foto ikonik dengan latar belakang Gunung Fuji” (sym/fem)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *