Jakarta –
Read More : Pendiri Google Minta Karyawan Kerja Keras: 60 Jam Tiap Minggu!
Deddy Corbusier menjadi sorotan usai mengkritik mahasiswa yang mengeluhkan rasa makanan di program Nutritious Free Meal (MBG). Dalam video yang ia unggah di laman media sosialnya, ia tampak marah atas kelakuan siswa tersebut.
“Tidak enak, palamu tidak enak!”
Deddy membandingkan hubungan pelajar tersebut dengan putranya Azko Corbusier yang tak pernah mengeluh soal nasi kotak di lokasi syuting.
“Kalau (Azka) bilang ke saya: ‘Ayah nggak enak, saya mau yang lain’, saya pukul dia. Minta anaknya, saya pukul. Makan! Makanan sehat, semua orang makan seperti itu,” kata Dedi.
Pernyataan Dedy langsung menimbulkan sisi positif dan negatif di kalangan netizen. Beberapa warganet pun sependapat dengan Dedi dan menganggap pelajar tersebut tidak bahagia.
Namun netizen justru membela pelajar tersebut. Mereka percaya bahwa setiap orang berhak mengutarakan pendapatnya, termasuk program pemerintah.
Berikut ringkasannya:
Pro
“Kenapa saya setuju dengan paman Dedi? mahasiswa harusnya berterima kasih,” kata @EchiSuhendra_.
“Tergantung didikanmu, aku setuju dengan paman botak ini, karena aku terlahir dari keluarga miskin dan menengah (sulit diklasifikasi). Saya diajari makan bersama orang tua saya. Harganya terjangkau (kalau gak jadul). Beli buku pelajaran (waktu SMA harus beli buku pelajaran SD, soalnya aku gak bisa beli, mereka kasih pinjaman ke sekolah,” kata @Petrichor_3am.
“Saya tidak pro pemerintah atau botak. Imo, dia benar. Tapi ayam yang dimakan harus dipastikan benar-benar enak dimakan, bukan soal rasanya. Entah apa makan siang sekolah negeri itu.” sistemnya seperti itu, tapi sekolah harus menanganinya dengan baik.” kata @NegaWahlords.
Menangkal
“Makanan Subur Gratis itu program yang bagus. Anak-anak bilang enak. Ibu-ibu, guru, dokter, ahli gizi, dan pakar kuliner juga memberi rekomendasi yang bagus. Karena MBG itu program masyarakat yang memang perlu ditingkatkan. Enggak ada yang boleh marah-marah,” katanya.
“Dalam setiap program tidak ada yang sempurna, pasti ada kekurangan, kekurangan yang perlu dijawab, khususnya negara harus selalu memantau kualitas pangan sesuai standar yang telah ditetapkan dan harus ada jaminan bagi siapapun yang berniat melakukan kecurangan. . segera diselesaikan,” kata @BoeYa72.
“Walaupun kita negara demokrasi, tapi orang-orang ini bisa mengutarakan pendapatnya, apalagi kalau kamu masih kecil lho. Apalagi kalau makanannya kurang enak, bukan berarti bumbunya salah. Iya, mungkin kurang enak karena sudah kadaluwarsa, dan ternyata ada keracunan massal,” kata @pinkjyu.
Apa pendapat para detektif? Tulis di kolom komentar ya..
Simak Videonya: Dedi Corbusier Geram Mahasiswa yang Komplain Makan Gratis (afr/afr)