Jakarta –
Read More : Kemenperin Respons Kabar 1.126 Buruh Yihong Novatex Kena PHK
Festival Waisak akan digelar di Candi Borobudur pada 23 Mei mendatang. Silaturahmi suci umat Buddha ini bisa dinikmati oleh pemeluk semua agama.
Tahun ini, perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur jatuh pada Kamis (23/5). InJourney selaku penggagas festival telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung perayaan hari suci ini.
Pada Hari Waisak 2568 BE, InJourney bertujuan menawarkan pengalaman berbeda dalam pelaksanaannya berdasarkan perbedaan yang biasa terjadi.
Festival ini terbuka untuk umum dan tidak ada batasan. Oleh karena itu, InJourney bertujuan untuk mempromosikan Candi Borobudur ke arah tertinggi sebagai destinasi spiritual.
Direktur Pemasaran dan Perencanaan Pariwisata InJourney, Maya Vatono, mengatakan Waisak merupakan momen istimewa bagi umat Buddha, juga bagi masyarakat Indonesia.
“Ini menjadi inspirasi yang luar biasa tidak hanya bagi umat Waisak, tapi juga bagi umat Buddha di seluruh Indonesia. Karena kedepannya Candi Borobudur yang merupakan situs budaya bersejarah akan direstorasi dan menjadi tempat peribadahan wisata spiritual, kata Maya. pada konferensi pers di Gedung Sarina Jakarta pada Rabu (8/5/) 2024).
Maya juga mengungkapkan, pihaknya telah merencanakan rangkaian perayaan Waisak pada 18 hingga 25 Mei mendatang.
Perayaan Waisak ini bukan yang pertama bagi mereka karena tahun lalu InJourney sukses menyelenggarakan perayaan Hari Waisak.
Maya menuturkan, festival Waisak tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena ingin mengedepankan aspek spiritual, bukan hanya aspek pariwisata saja.
Ia juga mengimbau para pengunjung festival untuk saling menghormati dan mengikuti aturan organisasi.
“Kali ini kami ingin mengedepankan kesucian, penghormatan dan hikmah dari mendoakan hari raya Waisak itu sendiri. Jadi bukan sekedar berwisata atau merayakan saja, tapi kami ingin mengedepankan doa para wali di hari Waisak, khususnya pada tanggal 23 dan 23. .Waisak,” kata Maya.
“Makanya kami imbau kepada para pengunjung, kami ingin mereka semaksimal mungkin datang ke Candi Borobudur, tapi jangan mengikuti aturan yang kami berikan untuk perayaan Sallah saat kami sedang salat.
Suku Maya juga menargetkan 40.000 hingga 50.000 pengunjung pada perayaan Hari Waisak, ditambah libur panjang, dengan harapan dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.
“Karena akhir pekannya panjang, makanya kami ada beragam kegiatan di hari ini dan Minggu ini. Jadi kami berharap 40.000 hingga 50.000 pengunjung, serta mata dari seluruh Indonesia dan dunia, akan melihat Candi Borobudur di sini. 23 detik ke detik,” katanya.
Nantinya dalam festival tersebut, ribuan lampu akan dikibarkan dalam dua sesi, sesi pertama pukul 19.00-21.00 WIB dan sesi kedua pukul 21.30-22.30 WIB. Jumlah lampu yang dilepas sesuai dengan tahun perayaan Waisak.
Saksikan video “Mentega dan Gandum di Candi Borobudur Sebagai Hadiah” (wsw/wsw)