Jakarta –
Read More : 5 Olahraga Simpel Buat Lenyapkan Perut Buncit, Bisa Sambil Rebahan
Kebanyakan orang sepertinya bangun sekitar jam empat pagi tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini tentu dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Fenomena ini kerap dipertanyakan, apalagi sering terjadi secara bersamaan.
Menurut kutipan dari Independent, Lisa Artis, wakil kepala eksekutif badan amal The Sleep, menjelaskan bahwa tidur biasanya paling ringan setelah empat hingga lima jam. Pada tahap ini tubuh lebih rentan untuk terbangun.
Jika waktu tidur dimulai pada jam 11 malam, Anda mungkin akan terbangun sekitar jam 4 pagi. Berbagai faktor bisa mempengaruhi kondisi ini, mulai dari hormon hingga kebiasaan sehari-hari. Di bawah ini kebiasaan yang bisa menyebabkan Anda terbangun jam 4 pagi. Pengaruh hormonal
Lisa menjelaskan, pola tidur diatur oleh ritme sirkadian, jam biologis tubuh. Dua hormon utama, melatonin dan kortisol, berperan penting dalam siklus tidur-bangun. Meskipun melatonin membantu tidur, kortisol bertanggung jawab untuk membangunkan dan mempertahankan kesadaran.
“Untuk mencegah terbangun di tengah malam, disarankan melakukan aktivitas menenangkan seperti membaca, mendengarkan musik lembut, atau teknik relaksasi seperti meditasi sebelum tidur,” kata Dr. Mariyam H. Malik dari Pall Mall Medical.
Selain itu, sebaiknya hindari paparan cahaya biru dari perangkat elektronik yang dapat mengganggu produksi melatonin. Disarankan untuk menjauhkan ponsel dari tempat tidur atau menggunakan filter cahaya biru.2. Efek makanan
Dr. Malik mengatakan, kafein, alkohol, gula, atau makanan berat dapat memengaruhi kualitas tidur. Misalnya, gula dan karbohidrat olahan dapat mempengaruhi kestabilan gula darah dan menyebabkan Anda terbangun di malam hari.
Alternatifnya, makanan kaya protein dan magnesium seperti telur, biji labu, atau coklat hitam dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Faktor usia
Seiring bertambahnya usia, tidur menjadi lebih mudah terganggu. Pola tidur berubah karena berkurangnya produksi melatonin, masalah kesehatan, atau efek obat tertentu.
Pada wanita, perubahan hormonal selama perimenopause juga mempengaruhi kualitas tidur. Lisa menyarankan mengonsumsi makanan kaya fitoestrogen, seperti tahu, edamame, dan brokoli, untuk menyeimbangkan hormon.4. Efek stres
Stres merupakan salah satu penyebab utama gangguan tidur. Survei yang dilakukan Bupa menunjukkan bahwa jutaan orang di Inggris sering bangun sekitar pukul 04.05, terutama karena alasan kesehatan.
Untuk mengurangi stres, Dr. Malik, membuat jurnal sebelum tidur untuk mencatat ketakutan atau melatih mindfulness untuk fokus pada situasi saat ini.
Simak video “Cara Sederhana Agar Tidur Sempurna” (suc/suc)