Jakarta –

Read More : Stay Humble, Liverpool!

Menteri Koordinator Pangan Dzulkifli Hassan (Zulhas) menegaskan, harga gabah yang dibeli dari petani tidak boleh lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500. Jika harga gabah turun di bawah HPP, Bulog akan membeli gabah langsung dari petani dengan harga Rp 6.500.

“Kalau pasar tidak membeli, Bulog akan bekerja sama dengan penggilingan padi di seluruh Indonesia untuk membelinya. Jadi, pabrik beras beli 6.500 rupiah, Bulog akan beli lebih murah 12.000 rupiah, ditambah biaya,” kata Zulhas dalam keterangannya, Selasa (8/10). 14/1/1).

Hal itu diungkapkannya saat memperingati Hari Desa yang digelar di Stadion Sepak Bola Serelek, Desa Sisat, Kecamatan Chiat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (14 Januari 2025).

Ketua BAN mengatakan, langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mencegah jatuhnya gabah pangan saat musim panen.

“Karena pemerintah telah memutuskan untuk membeli 6.500 gabah dan hasil panennya sangat besar, ini adalah tugas yang sulit,” katanya.

Julas meminta pengawasan bersama oleh semua pihak. Melalui itu, petani bisa memperoleh keuntungan pada musim panen tahun ini.

“Jadi, kami punya pengawal bupati, kepala desa, dan pendamping desa untuk membelinya seharga Rp 6.500,” ujarnya.

Suhas juga menjelaskan, target yang dipatok mencapai 32 juta ton pada musim panen padi tahun ini.

Target berasnya 32 juta ton, ujarnya.

Sementara untuk jagung, Bulog menyatakan akan membeli dengan harga Rp 5.500 berdasarkan harga pembelian sumber (HAP). Untuk itu, Suhas meminta berbagai tempat menyiapkan gudang untuk menyimpan hasil panen di desa tersebut.

“Kalau pasar tidak menyerap, Bulak akan beli dengan harga 5.500 dong. Kalau gubernur dan bupati punya gudang yang menganggur, kita pakai semuanya karena persediaannya banyak,” tutupnya.

Kepala Staf Presiden AM Budranto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perlindungan Buruh Migran Abdul Qadir Carding, Menteri Lingkungan Hidup Hanib Faisol Nurobik dan Menteri Perdagangan Budi Santoso hadir dalam acara tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Duta Besar Presiden Bidang Pemuda dan Seni Rafi Ahmad, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribuka Kaluk, Menteri Sosial Agus Jabo, Anggota Partai Demokrat Rakyat Desi Ratnaza Li, Direktur Biro Keamanan dan Pemeliharaan Polri serta Dirjen Pol Fadil. . Imran dan Bey Makmudin, Pj Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Tonton video “VIDEO: Juhasz minta anggaran swasembada pangan ditingkatkan Rp 550 miliar” (anl/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *