Jakarta –
Read More : Permintaan Maaf Dewi Perssik Usai Kurang Hapal Bawakan Lagu San Sanana
Baru-baru ini, pada tahun 2017, tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Pendeta Gideon Simanjuntak muncul secara online. Pasalnya, masuknya nama Gideon Simanjuntak dalam CATAHU (Buku Tahunan) Komnas Perempuan Anti Kekerasan terhadap Perempuan tahun 2018.
Pendeta Gideon Simanjuntak dan istrinya Amanda Zevanha didampingi pengacara Yohanes Eduard Aritonang mengunjungi Komnas Perempuan untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut.
Pada akhirnya, apa yang tertulis di CATAHU menyimpulkan bahwa pihak-pihak yang terlibat tidak menuduh melakukan kesalahan.
“CATAHU Comnas Perempuan pada Pasal 3 pernyataan Komnas Perempuan adalah sah dan bukan merupakan dokumen hukum yang mengikat bagi pihak-pihak yang disebutkan di dalamnya,” kata Yohanes Eduard Aritonang saat ditemui di Komnas Perempuan di Menteng, Jakarta Pusat, Senin. 5/2024).
Tindakan hukum tetap menjadi kebijaksanaan aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, lanjutnya.
Pendeta Gideon Simanjuntak dan keluarganya mengaku mendapat perundungan pasca kasus kekerasan seksual tersebut. Komnas Perempuan sendiri telah memperbarui draf dokumen berinisial CATAHU 2020.
“CATAHU telah mengupdate pola dan tren kasus kekerasan terhadap perempuan di Komnas Perempuan sejak tahun 2020 dengan menggunakan inisial pelapor dan pelapor,” kata Yohannes Eduard Aritonang.
Komnas Perempuan siap membantu jika terjadi kasus penyalahgunaan informasi eks CATAHU dan intimidasi, seperti yang menimpa Gideon Simanjuntak dan keluarganya.
“Kami kembali berterima kasih kepada Komnas Perempuan atas pernyataannya yang mendukung penggunaan dan pendistribusian data CATAHU yang tidak bertanggung jawab agar dapat diolah lebih lanjut untuk mengurangi intimidasi,” kata Johannes Eduard Aritonang.
Pendeta Gideon Simanjuntak dan runner-up 1 Miss Indonesia 2011 Amanda Zevanha lega karena bisa menjernihkan emosi yang mereka alami beberapa hari terakhir.
“Ini bukan proses yang singkat, perjuangan dengan Komnas Perempuan berlangsung sekitar 4-5 bulan, dan hingga akhir, kami dan Komnas mempunyai kerjasama dan saling pengertian yang sangat baik, sehingga saya sangat lega. .tentang kekerasan terhadap perempuan pekerja,” kata Amanda Zevanha.
“Tuhan itu baik,” kata Gideon Simandjudak. Saksikan video “Pendeta Gideon Simanjutak Bicara Kekuatan Lewat Perbedaan #UntukIndonesia” (ahs/pus)