Jakarta –
Read More : Narkoba ‘Zombie’ Belum Kelar, PBB Beri Warning Opioid Baru Picu Lonjakan Kematian
Disadari atau tidak, ciri fisik, watak, dan kebiasaan yang dimiliki anak merupakan warisan dari orang tuanya. Oleh karena itu, tidak heran jika bentuk tubuh, gerak tubuh, dan kepribadian orang tua dan anak serupa.
Misalnya, orang tua yang memiliki keterampilan sosial yang baik dapat mewariskan kebiasaan tersebut kepada anaknya yang juga memiliki banyak teman. Hal ini terjadi karena anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang tuanya, dalam hal ini gaya dan pola komunikasi orang tuanya.
Warisan, selain hal-hal penting yang diwariskan kepada anak, bisa dimulai dari perawatan diri dan kebersihan, seperti kebiasaan menggosok gigi dua kali sehari atau merapikan tempat tidur sebelum memulai hari. Selain itu, orang tua sebaiknya mengenalkan pola makan yang sehat dan seimbang sejak kecil, terutama jika dalam keluarga terdapat riwayat penyakit keturunan seperti diabetes atau alergi. Disajikan juga berbagai aktivitas fisik yang bisa kita lakukan bersama dalam jangka panjang untuk mengetahui minat dan bakat anak.
Tidak hanya baik untuk kebugaran, namun kita perlu melatih keterampilan sosial agar bisa bergaul dengan orang lain, yang nantinya dapat berdampak pada anak kita. Mensyukuri hal-hal kecil juga merupakan pola pikir positif yang dapat bermanfaat bagi pembentukan mental anak, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup generasi penerus.
Tentunya saya berharap warisan baik ini dapat terus dilestarikan hingga dewasa dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Namun tidak dapat dipungkiri hal tersebut juga dapat disertai dengan risiko negatif, termasuk risiko penyakit keturunan. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi risiko penyakit dengan menerapkan pola hidup sehat sekarang dan kemudian menyesuaikannya pada generasi berikutnya.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan rutin memeriksakan kesehatan minimal setahun sekali. Apalagi jika Anda sudah mengetahui ada anggota keluarga yang mengidap penyakit keturunan, pemeriksaan kesehatan berguna untuk memantau kondisi kesehatan saat ini dan menentukan tindakan pemeliharaan yang tepat. Meski sebagian besar penyakit keturunan dapat diturunkan secara langsung, namun ada pula penderita penyakit keturunan yang berasal dari orang tua yang tidak memiliki penyakit tersebut. Oleh karena itu, uji genom dilakukan untuk memprediksi risiko penyakit dan mencari tindakan preventif untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut.
Anda dapat mulai berinvestasi pada kebiasaan ini sekarang juga dengan memanfaatkan program tahunan Be Healthy First dari Prodia dan menciptakan #HealthyLegacy yang bersifat jangka panjang. Prodia sadar bahwa warisan tidak hanya berupa kekayaan, namun juga pola hidup sehat yang dapat membahagiakan anak, cucu, dan cicit di kemudian hari. Oleh karena itu Prodia menawarkan kamu diskon 20% untuk semua pemeriksaan dan diskon 25% ProHealthy Life Panel 1-4 Mei 2024 bagi yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tahunan. Dengan pemeriksaan ini, pelanggan dapat mengakses hasilnya dalam format yang dapat dibaca sendiri melalui laporan cerdas.
Bagi pelanggan yang ingin menjalani screening prediktif dan preventif, Prodia juga memberikan penawaran “Beli Satu, Dapat Satu” untuk screening genom hingga 8 Mei 2024. Pelanggan juga dapat menikmati penawaran spesial berupa paket khusus Thalassemia dan Lupus, konsultasi ke dokter, vitamin. booster, vaksinasi, hingga pembelian program perencanaan makan. Seluruh rangkaian program ini dapat diakses melalui aplikasi U by Prodia atau langsung ke cabang Prodia terdekat. Jika pelanggan ingin mengambil sampel di rumah, juga dapat memanfaatkan fitur Home Service. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.prodia.co.id atau hubungi Kontak Prodia melalui WhatsApp 0855 1500 830 atau call center 1500 830 (syarat dan ketentuan berlaku). (Konten/Promosi Prodia)