Jakarta –
Read More : 50 Ucapan Selamat Tahun Baru 2025, Bisa Jadi Caption Terbaik di Medsos
Apple telah memperbarui pelacak AirTag dan aplikasi Cari Milik Saya dengan label peringatan baru untuk mengatasi masalah keamanan pada baterai perangkat.
Langkah Apple ini merupakan respons terhadap pelanggaran pemerintah baru-baru ini. Masalah ini terungkap ketika Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC) memberi tahu Apple bahwa AirTags melanggar Rees Act.
Undang-undang ini mewajibkan produk yang mengandung baterai kancing atau sel berbentuk koin memiliki label peringatan yang jelas untuk mencegah anak-anak menelan baterai secara tidak sengaja, yang dapat menimbulkan bahaya kesehatan yang serius.
AirTags, yang dirancang untuk membantu orang melacak barang-barang mereka, menggunakan baterai jenis ini. Meskipun Apple mematuhi standar kinerja untuk menempatkan baterai di dalam perangkat, Apple pada awalnya tidak menempatkan label peringatan wajib pada produk dan kemasannya.
Untuk memperbaikinya, Apple menambahkan ikon peringatan ke kompartemen baterai AirTag dan memperbarui kemasannya untuk menampilkan peringatan yang diperlukan.
Selain itu, aplikasi Cari Milik Saya kini menyertakan pesan peringatan tentang bahaya baterai kancing dan koin yang muncul setiap kali pengguna mengganti baterai AirTag.
Pemberitahuan digital ini memastikan bahwa bahkan mereka yang memiliki AirTag lama pun menyadari potensi risikonya.
Pengumuman CPSC dan respons cepat Apple menggarisbawahi komitmen berkelanjutannya terhadap keselamatan konsumen. Hal ini juga mengingatkan seluruh produsen untuk tetap waspada dalam mematuhi standar keselamatan dan memberikan peringatan yang jelas dan memadai pada produknya.
Penting juga untuk dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya AirTags diawasi dengan cermat. Sejak dirilis, ada kekhawatiran tentang AirTags yang disalahgunakan untuk melacak atau mengikuti orang tanpa persetujuan mereka.
Meskipun Apple telah menerapkan berbagai perlindungan untuk mengatasi masalah privasi ini, masalah keamanan baterai baru-baru ini telah menambah lapisan perdebatan yang sedang berlangsung mengenai penggunaan perangkat pelacak yang bertanggung jawab. Kementerian Perindustrian menyetujui rencana investasi Apple di Republik Armenia melalui video WhatsApp” (jsn/fay)