Jakarta –
Read More : Imbang Lawan Twente, MU seperti Rasakan Kekalahan
Marcelo dipecat oleh Fluminense, setelah berdebat dengan pelatihnya. Mantan pemain Real Madrid itu menulis, ‘kebenaran akan tampak seperti matahari’.
Marcelo bergabung dengan klub masa kecilnya, Fluminense, pada musim panas 2023. Kontraknya akan berakhir pada akhir Desember 2024.
Marcelona merupakan lulusan klub Brazil. Pada tahun 2005, ia masuk tim utama, lalu dua tahun kemudian ia hijrah ke Eropa dengan bergabung ke Real Madrid. Lalu Marcelo menjadi legenda di Bernabeu.
Sayangnya, perjalanan kedua Marcelo bersama Fluminense tidak berjalan baik. Puncaknya terjadi pada laga melawan Gremio, Jumat (1/11/2024).
Marcelo adalah pemain cadangan saat itu. Pelatih Mano Menezes ingin memasukkan bek kiri di menit-menit terakhir.
Keduanya terlihat saling bertukar kata di sela-sela. Marcelo yang dalam kondisi fit tidak bermain setelah itu dan akhirnya John Kennedy masuk menggantikan Lima.
Mano bahkan terlihat mendorong Marcelo untuk mundur!
“Saya tadinya akan bermain dengan Marcelo saat itu, namun saya mendengar sesuatu yang tidak saya sukai dan saya berubah pikiran,” ujar Mano seperti dilansir ESPN Brasil.
Kontrak Marcelo dengan Fluminense diputus. Melalui media sosial, pemain berusia 36 tahun itu buka suara.
“Saya menjalani periode yang luar biasa di klub ini. Sekitar dua tahun lalu saya memutuskan untuk kembali, termotivasi oleh hubungan emosional dengan tim. Saya berpartisipasi dalam momen tak terlupakan, seperti memenangkan Copa Libertadores pertama dalam sejarah klub. Nama saya akan menjadi selamanya di “Stadion Marcelo Vieira yang telah direnovasi, tempat anak-anak kami dari Xerem berlatih setiap hari,” tulisnya.
“Saya bangga dengan apa yang telah saya capai dan saya berterima kasih kepada semua orang yang menjadikan momen ini istimewa, terutama presiden, staf, dan rekan satu tim saya. Saya juga berterima kasih kepada Tricolor atas dukungannya. Fluminense akan selalu saya bawa di hati saya,” lanjutnya. .
Menariknya, ada sejenis kode dari Marcelo. Di akhir kalimatnya, ia menulis, ‘kebenaran bagaikan mentari yang akan muncul’.
(aff/cas)