Jakarta –
Perusahaan infrastruktur telekomunikasi dan penyedia layanan internet iForte Solusi Infotek menggelar grand final iFortepreneur 2024 pada Kamis (21/11) di Pos Bloc, Jakarta. Acara ini menandai puncak dari kompetisi rencana bisnis digital yang bertujuan untuk mendukung percepatan digitalisasi sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.
Program yang berjalan sejak 14 Mei 2024 ini menjangkau lebih dari 2.600 peserta dari 520 kota di Indonesia dan mencakup 18 sektor industri. Peserta memberikan bantuan solusi digital di bawah bimbingan pelatih kewirausahaan dan pakar industri yang berpengalaman di bidang UKM dan media digital.
“Keberanian, kreativitas dan kerja keras telah membawa UKM sampai pada titik ini. Final ini bukan sekadar berkompetisi, tapi juga pembelajaran, pertumbuhan, dan inspirasi,” kata Silvi Liswanda, vice presiden, direktur, dan wakil presiden eksekutif iForte, dalam keterangannya, Jumat, 22 November 2024.
Seri Grand Final iFortepreneur 2024
Grand final iFortepreneur 2024 berlangsung meriah. Para finalis mempresentasikan inovasi dan solusinya di hadapan panel ahli.
IForte bekerja sama dengan lima juri ternama, antara lain pakar jaringan bisnis, COO dan pendiri Liz Setiaatmaja, Blibli Lisa Widodo, wakil presiden manajemen sumber daya manusia dan fasilitas, Protelindo Group Doni Kusuma, direktur pemasaran Fore Coffee Matthew Ardian and Co. -Pendiri dan Mitra Pelaksana, Impactto Italo Gani.
Berdasarkan hasil penilaian juri, terpilih tiga finalis UKM sebagai pemenang iFortepreneur 2024:
● Juara 1 : Inovasi Tani Tarunira (Gula Kurma Organik – Mutfak – Karangasem)
● Juara 2: Foodganic (Rempah Organik Esensial – Dapur – Jakarta Barat)
● Juara 3: Sila Artisan Tea (teh artisanal Indonesia – masakan – Bogor)
Acara ini tidak hanya sekedar ajang kompetisi, namun juga menjadi ruang kolaborasi dan inspirasi melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pameran produk UKM yang menampilkan inovasi UKM yang memadukan teknologi digital dengan pertunjukan musik yang menghibur.
Sebagai bagian dari Protelindo Group, iForte mengelola jaringan infrastruktur yang mendukung digitalisasi di berbagai sektor, termasuk UKM. iForte telah mendukung pengembangan industri di Indonesia dengan menghubungkan lebih dari 200.000 km kabel serat optik dan 30.000 menara telekomunikasi pada tahun 2024.
“Kami yakin UKM yang terdigitalisasi akan terus berkembang dan tumbuh dengan baik, dan tentunya akan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujar F. Aming Santoso, CEO dan Presiden iForte & Protelindo Group.
FYI, iForte merupakan anak perusahaan dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia atau dikenal dengan Protelindo, anak perusahaan dari PT. Sarana Menara Nusantara, Tbk. Protelindo adalah salah satu penyedia menara independen terbesar di Indonesia, dengan 36.000 menara transmisi dan tiang serta lebih dari 58.000 penyewa.
Hingga akhir tahun 2022, iForte telah berhasil membangun dan mengoperasikan lebih dari 170.000 km jaringan kabel serat optik, menghubungkan lebih dari 36.000 menara ke jaringan fiber di Indonesia, mengoperasikan lebih dari 7.000 situs VSAT dan melayani lebih dari 5.000 pelanggan korporat. Tonton film “Film Prabowa: Kami Tidak Ada Niat Menyulitkan Kehidupan Masyarakat” (prf/ega)