Jakarta –

Read More : 4 Tips Jitu agar Kamu Nggak Mudah Dibohongi oleh Penipu Online

Untuk mendukung meluasnya penyebaran Internet di seluruh pelosok tanah air, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Comdigi) meluncurkan Program Palapa Ring. Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur jaringan serat optik yang dibangun dengan pola KPBU (kerjasama pemerintah dengan unit usaha) sepanjang 12.229 km di 57 provinsi/kota di Indonesia.

Flapa Ring terbagi menjadi tiga paket yaitu Paket Barat, Paket Tengah, dan Paket Timur. Salah satu daerah yang mendapat akses Internet melalui program Palapa Ring adalah Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Kepulauan Konawe merupakan bagian dari Program Palapa Ring Paket Tengah yang dilakukan PT Len Telekomunikasi Indonesia (LTI).

Palapa Ring Tengah memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan jaringan Internet yang memadai. Selain itu, terdapat manfaat bagi pemerintah daerah yaitu dapat menerapkan sistem e-governance yang lebih baik karena terkoneksi secara menyeluruh antar provinsi, kota, kabupaten, dan pusat.

Palapa Ring Tengah akan melakukan konsolidasi jaringan yang sudah ada dengan menjangkau 17 provinsi/kota di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara serta 11 kota lainnya yang menjadi titik penghubung. Total panjang kabel serat optik yang dikerahkan kurang lebih 3.102 km meliputi kabel darat, laut, dan gelombang mikro.

Paket tengahnya sendiri menjangkau Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai kepulauan Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel fiber optik kurang lebih 3.102 km, dengan rincian sebagai berikut:

– Zona 1 meliputi Kabupaten Mahakam Ulu dengan jaringan optik terestrial +/- 136 km dengan proteksi transmisi radio gelombang mikro 4 hop.

– Wilayah 2 meliputi 3 kabupaten yaitu Kab. Muruali (Bongco), Cav. Morouli Utara (Patzia), dan Kab. Lonawe Utara (Wangudu) dengan jaringan fiber optik terestrial +/- 546 km.

– Wilayah 3 meliputi 5 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Muna (Reha), Kabupaten Konawa Kepulauan (Wauni Barat), Kabupaten Muna Barat (Sariogadi), Cav. Tombol tengah (Lakudo), Cab. Buton Utara (Buranga) dengan jaringan optik terestrial +/- 317 km dan jaringan kabel optik laut +/- 221 km.

– Wilayah 4 mencakup 5 kabupaten/kota A.L. Provinsi Kepulauan Sangihe (Tahuna), Kab. Kepulauan Talaud (dari Longguan), Kb. Kepulauan Sio Tagolandang (Ondong Sio), Kav. Pulau Morotai (Morotai Selatan), Kb. Kepulauan Tudor. (Tidore) dengan jaringan kabel optik laut +/- 977 km.

– Wilayah 5 meliputi 3 kabupaten/kota yaitu Kab. Banggai Kep (Salakan), Kecamatan Banggai Laut (Banggai), Kab. Pulau Talibo (Talibo Barat) dengan jaringan kabel optik laut +/- 563 km

Cincin falafel yang sebelumnya terpisah kemudian disatukan melalui proyek integrasi cincin falafel. Tujuannya satu, provinsi/kota di seluruh Indonesia terkoneksi dengan jaringan fiber optik.

Dalam penggunaannya, BAKTI Komdigi bekerjasama dengan perusahaan ISP/Internet Service Provider yang menyediakan layanan kapasitas broadband berdasarkan proyek dan besaran kapasitas. Layanan sewa kapasitas ini berupa rencana pembayaran bulanan proporsional yang didasarkan pada tingkat penggunaan pelanggan setiap bulannya.

Berdasarkan data BAKTI Komdigi, untuk Palapa Ring Tengah utilisasinya mencapai 44% pada Oktober 2024 atau sekitar 264 GBps dari tersedia 600 GBps. Diharapkan kedepannya pemanfaatan Palapa Ring semakin berkembang untuk memenuhi kebutuhan Internet dalam jangkauan Layanan Paket Sentral Palapa Ring. Saksikan video โ€œAkses Internet Perluas Pembelajaran Siswa SD Wilayah 3Tโ€ (anl/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *