Purwakarta –
Read More : Erick Thohir Pamerkan Seragam Baru Petugas Bandara
Di Hari Wayang, yuk kenali Wayang lebih dekat. Caranya adalah dengan mengunjungi Galeri Wayang Purwakarta yang menampung koleksi berbagai wayang Indonesia.
Galeri Wayang Purwakarta yang terletak di kompleks perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Purwakarta ini menawarkan berbagai jenis wayang golek asal nusantara.
Mulai dari wayang Betawi, wayang Cepak Cirebon hingga wayang Suket berbahan rumput menjadi koleksi galeri ini. Galeri ini menyajikan kekayaan budaya wayang Indonesia.
Pengunjung bisa melihat wayang golek kayu dan kulit, termasuk wayang golek khas Jawa Barat yang populer di kalangan masyarakat Sunda.
Selain menikmati koleksi wayang, galeri ini menawarkan pengalaman belajar membuat wayang di bawah bimbingan seorang perajin bernama Abah Djani.
“Kami ingin memperkenalkan seni budaya Sunda kepada generasi muda karena wayang memiliki filosofi dan pesan moral yang kuat,” kata Abah Djani kepada detikTravel, Kamis (7/11/2024).
Abah Djani juga menjelaskan berbagai jenis wayang yang ada di galeri ini seperti Purwa klasik dan Purna yang lebih modern. Setidaknya ada 7 jenis wayang, mulai dari wayang bambu hingga wayang klithik.
Para pengunjung pun tampak bersemangat merasakan pengalaman bertemu dengan berbagai wayang. Sarah, salah satu pengunjung asal Bandung, mengungkapkan kepuasannya saat mengunjungi galeri ini.
Saya cukup terkesan. Saya tidak hanya berkesempatan melihat berbagai jenis wayang yang belum pernah saya kenal sebelumnya, tetapi saya juga belajar filosofinya. Sungguh mengesankan, apalagi ketika saya mengetahui ada kesempatan untuk melihat wayang tersebut. belajar langsung dari pengrajinnya,” kata Sarah.
Sementara Adi, salah seorang pelajar yang datang bersama teman-temannya menambahkan, ini merupakan pengalaman pertamanya mengunjungi Galeri Wayang Purwakarta.
“Baru kali ini saya berkunjung ke galeri wayang dan tidak kecewa. Selain koleksinya yang banyak, lingkungannya juga nyaman dan mendidik. Menarik sekali bisa lebih memahami tokoh-tokoh wayang seperti Cepot yang mempunyai keunikan. karakteristiknya,” kata Adi.
Selain wisatawan, beberapa pelajar SMA Al-Azhar Purwakarta juga turut serta dalam kunjungan edukasi ini. Takia, salah satu siswa, juga menceritakan pengalamannya.
“Saya senang sekali bisa belajar wayang dari berbagai daerah, seperti wayang Bali dan Betawi. Seru sekali bisa datang ke sini bersama teman-teman dan sesepuh,” kata Takia.
Galeri Wayang Purwakarta yang dibuka sejak tahun 2017 ini beroperasi pada hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Hanya satu kilometer dari stasiun Purwakarta, galeri ini mudah diakses dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan umum.
Biaya masuknya juga sangat terjangkau. Cukup membayar Rp 3.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa, penumpang sudah bisa mengunjungi Galeri Wayang Purwakarta.
Galeri Wayang Purwakarta memang tempat yang asyik untuk berwisata dan belajar. Tak hanya menghibur, galeri ini mampu menyampaikan nilai-nilai budaya secara menarik dan interaktif bagi pengunjung segala usia. Saksikan video “Tantangan Wayang di Era Modern” (wsw/wsw)