Liverpool –
Read More : Oktober-November yang Angker buat Chelsea
Jurgen Klopp tak ingin membuat Liverpool menghadapi risiko yang tidak diinginkan pada musim depan. Keputusan untuk melewatkan musim ini adalah demi kebaikan yang lebih besar.
Klopp telah mengungkapkan bahwa dia akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini. Ia sempat kehabisan tenaga dan butuh istirahat setelah menangani Liverpool sejak Oktober 2015, sehingga keputusan mengejutkan pun diambil.
Ada kesedihan di kalangan pendukung The Reds atas kepergian Klopp. Pasalnya, Liverpool kembali memulai perombakan besar-besaran di sektor tengah setelah terpuruk pada musim lalu.
Liverpool punya waktu untuk menantang gelar empat kali lipat musim ini, meski pada akhirnya mereka punya satu-satunya kunci gelar Liga Inggris. Mereka tersingkir di perempat final Liga Europa dan Piala FA dan kehilangan peluang di Liga Premier, finis ketiga.
Klopp yakin Liverpool akan menjadi ancaman nyata jika terus berusaha. Karena saya merasa belum bisa bekerja 100% dengan keadaan saat ini.
“Jika kami tidak mengambil keputusan ini sekarang, saya yakin musim depan (untuk Liverpool) bisa menjadi rumit. Saya sedang memikirkan persiapan pramusim dan kemudian mengambil keputusan besar,” ujar Klopp seperti dikutip Sky Sports.
“Untuk itu memang harus penuh tenaga. 80 persen saja tidak cukup. Itu faktanya. Melelahkan. Itu pekerjaan yang membutuhkan perhatian 24 jam dalam seminggu. Tentu saja dalam hidup ini ada hal yang lebih penting, tapi jika Anda serius, perhatikan, perhatikan 24/7.”
“Kami sudah melakukannya sejak lama dan kami tahu kami tidak bisa melakukannya lagi sesuai standar yang disyaratkan klub seperti Liverpool,” ujarnya. Tonton video Liverpool mengalahkan Chelsea, Klip: Eksklusif. (mentah/jalankan)