Manchester –
Read More : Gagal di MU, Antony Enggan Salahkan Ten Hag
Manchester United harus mengeluarkan banyak uang untuk mengganti manajer musim ini. Erik ten Hague mendapat pesangon sebesar Rp10,4 juta.
Ten Hague dipecat MU bulan lalu karena penampilan buruk tim musim ini. MU berada di luar 10 besar dan belum pernah menjuarai kompetisi Eropa.
Keputusan memecat Ten Hague dilakukan demi meningkatkan performa tim. Namun dari segi finansial, MU merugi sekitar £10,4 juta karena harus membayar Ten Hague secara terpisah.
Menurut ESPN, MU mengeluarkan sekitar £10,4 juta atau Rp 209 miliar sebagai bagian dari kontrak baru yang ditandatangani musim panas lalu.
Setelah Ten Hague dipecat, MU harus mengeluarkan dana sebesar £10 juta untuk melepas Ruben Amorim dari Sporting CP. Sebab, Amorim masih terikat kontrak dengan Sporting hingga dua tahun ke depan.
Ada juga tambahan £1 juta agar Amorim tidak memerlukan pemberitahuan sebulan sebelumnya dan bisa bergabung dengan MU setelah jeda internasional.
Artinya, MU mengeluarkan dana sekitar £21,4 juta atau Rp 430 miliar untuk berganti manajer pada pertengahan musim ini. Hal tersebut disinyalir akan mengarah ke MU pada bursa transfer Januari.
Pasalnya MU mengalami kerugian sebelum pajak sekitar £312,9 juta selama tiga tahun. MU harus diselamatkan agar tidak melanggar aturan PSR.
Artinya MU harus bisa lolos ke Liga Champions musim depan agar bisa meraup pemasukan banyak dengan format baru. MU telah memangkas 250 pekerja sejak musim panas menyusul kedatangan Sir Jim Ratcliffe. Tonton video “Video Ten Hague: Hasil Imbang Melawan Fenerbahce Lumayan” (mrp/bay)