Kelayakan –
Read More : Citra Pariwisata Indonesia Dipertaruhkan di Kasus Geopark Kaldera Toba
Karnaval Malam Wayang Jogja akan digelar pada Senin (10 Juli) sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-268 berdirinya Yogyakarta. Tertarik untuk berkunjung? Waspadai tempat parkir dan rekayasa lalu lintas.
Kabag Lalu Lintas Polda DIY Kompol Marianto mengatakan, operasi lalu lintas akan dilakukan mulai pukul 15.00 hingga 22.00.
Total personel pengamanan objek dan pengamanan jalur sebanyak 300 orang, ujarnya saat diwawancara wartawan, Minggu (10 Juni 2024).
Bagi wisatawan yang menuju kawasan Malioboro, harap membuat jalur alternatif dari arah timur, Jalan Urip Sumoharjo-Kridosono-Abu Bakar Ali, dari utara menuju Jalan Magelang-Jalan Letjen Suprapto-Jalan KH Ahmad Dahlan, lanjut Marianto
Sedangkan untuk lahan parkir, Hari Purwanto, Kepala Suku Dinas Lalu Lintas Dinas Lalu Lintas dan Keselamatan Lalu Lintas Kota Yogyakarta, mengatakan, pihaknya sudah siap.
“Kami akan memasang spanduk sebelum penutupan jalan agar masyarakat yang tidak berkepentingan bisa mengambil jalur alternatif,” ujarnya.
Harry mengatakan, selain lalu lintas, penumpang kereta api juga akan terkena dampak dari kejadian ini. Ingat, di sebelah selatan lokasi ada Stasiun Tugu Jogja. Oleh karena itu (Dishab) mengarahkan penumpang KA masuk dari pintu selatan Stasiun Tugu.
Penumpang di Stasiun Tugu bisa mengakses pintu masuk selatan Jalan Pasar Kembang, tutupnya.
Berikut daftar jalan yang ditutup: Jalan Jendral Sudirman, ditutup bagi kendaraan roda empat dari simpang 4 Gramidia Barat hingga Jalan A.M. Sangaji atau Simpang 4 Jetis Selatan ke Jalan Pangeran Diponegoro atau Simpang 4 Pingit Timur ke Jalan Ahmed Jadzuli atau Simpang Museum Sandy Jalan C Simanjutak atau Simpang Turban Museum Tempat Parkir Umum Gedung TNIGolkarSMA 6 Yogyakarta SMP 8 Yogyakarta Pasar Terbang Wisma Hartono Gedung PDIN JL. FM Noto Jl. Plagiar. Pakuningrattan JL. Ponkovinathan JL Gowongan Lor JL. Tonton video Gowongan Kidul “Detik-detik Penyerangan Geng Motor Yogyakarta, 1 Korban Ditusuk dari Belakang” (wkn/wkn)