Jakarta –
Read More : Ayo Ikut Voting Pilih Nama untuk Kapibara Singapura
Thailand dinobatkan sebagai destinasi tahun 2025 oleh majalah perjalanan ternama, Travel & Leisure. Negeri Gajah Putih dinilai punya paket lengkap yang memadukan tradisi dan teknologi.
Selain itu, Thailand terpilih menjadi juara karena memiliki beragam masakan dan banyak budaya.
“Mustahil mencintai suatu tempat jika Anda memahaminya,” kata Pemimpin Redaksi Vietnam Express Kawasan Asia Tenggara Selasa (12/12).
“Ada begitu banyak inovasi di sektor seni, kuliner, dan perhotelan sehingga sulit untuk memutuskan ke mana harus pergi dan apa yang harus dilakukan,” tambahnya.
Jeanine mengacungkan jempol pada hotel mewah di Thailand. Bahkan seluruh hotel menawarkan kenyamanan.
Ia yakin pariwisata di Thailand menjadi populer dengan White Lotus (serial TV Amerika) yang berlatar di Thailand.
Ia telah memperebutkan posisi tersebut selama 10 tahun. Beberapa negara yang pernah menerima penghargaan ini adalah Kosta Rika, Meksiko, dan Italia.
Pemimpin redaksi Travel and Leisure Jacquie Gifford mengatakan Thailand pantas memenangkan penghargaan tersebut.
“Baik para wisatawan menjelajahi masakan Bangkok yang lezat, bersantai di salah satu dari 1.430 pulau di negara ini, atau menikmati keramahtamahannya yang terkenal di hotel-hotel terbaik dunia, Thailand menawarkan pengalaman unik bagi setiap wisatawan,” kata Gifford.
Chompu Marusachot, perwakilan Otoritas Pariwisata Thailand, menjawab bahwa Travel and Leisure Award merupakan suatu kehormatan besar bagi negaranya.
“Pengakuan (ini) dari buku perjalanan ternama memperkuat keindahan Thailand yang tak lekang oleh waktu dan keramahtamahannya yang terkenal, yang diakui oleh wisatawan dari seluruh dunia,” ujarnya.
Dibandingkan Indonesia, jumlah pengunjung ke Thailand jauh lebih tinggi.
Thailand pada tahun 2010 menerima lebih dari 17,5 juta pengunjung pada paruh pertama tahun 2024, menjadikannya negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara.
Setelah Thailand, Malaysia berada di urutan kedua dengan 11,8 juta wisatawan asing, sekitar 30% dari periode yang sama tahun lalu, menurut kementerian pariwisata negara tersebut. Vietnam berada di peringkat ketiga SAAN dengan 8,8 juta pengunjung, peningkatan jumlah pengunjung asing sebesar 58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berikutnya, Singapura menempati urutan keempat dengan jumlah kunjungan wisatawan 8,24 juta atau meningkat 31% dari Januari – Juni 2023. Indonesia menempati urutan kelima dengan jumlah kunjungan wisatawan 6,4 juta atau meningkat 21%.
Saksikan video “Video: UIPM Upayakan Izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan” (fem/fem)