Jakarta –
Read More : Juventus dan Napoli Diprediksi Jadi Pesaing Inter di 2024/2025
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sedang menyiapkan strategi optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung program prioritas. Sejumlah program prioritas akan didukung melalui KUR, seperti pangan bebas gizi, swasembada pangan, dan perumahan.
Deputi Koordinasi Makro Ekonomi dan Keuangan Ferry Irawan mengatakan, program KUR dapat membantu program-program prioritas tersebut melalui skema KUR. Misalnya saja soal ketahanan pangan, Ferry mengaku bisa memanfaatkan KUR Mikro dan fitur KUR khusus petani, peternak, dan nelayan.
Secara historis, hingga 30% pencairan KUR diberikan kepada peminjam di sektor pertanian.
“Selain itu, dalam konteks pangan bergizi, kami juga membayangkan aspek pembiayaannya. Misalnya dukungan pembiayaan terhadap usaha produktif di bidang penyediaan makanan dan minuman, penginapan dan akomodasi melalui KUR mikro dan KUR kecil. Skemanya bisa kita bantu,” Ferry pada acara KUR Meets The Press, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Kemudian untuk mendukung perumahan, Ferry mengatakan pengembang bisa menggunakan skema yang ada untuk mendapatkan pendanaan. Katanya, ada pengembang di Nusa Tenggara Timur yang menggunakan KUR kecil dalam membangun rumah. Ke depan, partai tidak menutup kemungkinan adanya skema baru di bidang perumahan.
Selain itu, pihak juga menggandeng Badan Usaha Milik Negara untuk mengembangkan kelompok/klaster KUR khusus dengan komoditas dalam negeri, seperti perkebunan, pertanian, perikanan, dan industri dalam negeri.
“Untuk dapat memenuhi kebutuhan perumahan yang lebih baik, ini setara dengan sekitar 3 juta rumah jika dilihat dari target pemerintah. Dalam konteks swasembada pangan, kita tahu bahwa 90% petani kita mempunyai lahan kurang dari 2 hektar. Iya, dalam rangka pencapaian swasembada pangan pada Menko KUR terbaru, kami sudah memberikan kepastian kepada petani yang lahannya kurang dari 2 hektar bisa mengakses KUR tanpa batasan, skema KUR itu, jelas Féri. .
Tonton juga videonya: Mengapa KUR tidak termasuk dalam Program Pemutihan Kredit UMKM
(acd/acd)