Jakarta –

Read More : Ios 26 Beta 4 Dirilis: Tampilan ‘liquid Glass’ Lebih Tajam, Notifikasi Kembali Ditingkatkan

Laut Cina Selatan masih menjadi sengketa dan Tiongkok menganggapnya sebagai wilayahnya. Baru-baru ini, Kementerian Keamanan Negara China mengumumkan telah menemukan berbagai perangkat rahasia di laut.

Perangkat tersebut dikatakan digunakan oleh mata-mata asing dan badan intelijen untuk mengumpulkan informasi dan data maritim yang sensitif. Mereka dilaporkan melakukan pengawasan dan pengumpulan intelijen di wilayah maritim Tiongkok dan dianggap sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional.

Menurut sebuah artikel di WeChat, beberapa perangkat ini telah lama tersembunyi di dasar laut, sementara yang lain berfungsi sebagai mata-mata dan mengapung di arus laut. Perangkat lain berfungsi sebagai semacam suar bawah air untuk memandu navigasi kapal selam asing yang memasuki perairan Tiongkok.

Perangkat tersebut dikatakan mengirimkan informasi kepada pemiliknya untuk “mempersiapkan medan perang”. Memang benar, sengketa Laut Cina Selatan semakin meningkat.

Bentrokan laut dan udara baru-baru ini di Laut Cina Selatan antara Tiongkok dan Filipina di jalur perairan strategis tersebut meningkatkan risiko eskalasi yang nantinya dapat melibatkan Amerika Serikat. Memang benar, Amerika Serikat secara kontrak berkewajiban membela Filipina jika diserang.

Tiongkok juga baru-baru ini mengadakan latihan perang di sekitar Taiwan yang menyimulasikan serangan dan pengerahan kapal dan pesawat, sehingga menuai kritik dari Taiwan dan Amerika Serikat.

“Pasukan keamanan nasional menyita berbagai perangkat teknis khusus untuk memantau informasi dan data maritim yang disembunyikan di laut,” kata MGB, tanpa menyebutkan secara spesifik di mana perangkat tersebut ditemukan atau siapa yang mungkin memasangnya.

Ada yang berperan sebagai ‘agen rahasia’, mengapung dan berselancar di ombak, memantau langsung situasi di wilayah perairan kita. Ada pula yang berperan sebagai ‘mercusuar’ bawah air, mengarahkan arah kapal selam asing yang menyerbu perairan kita, tambah mereka untuk detikINET. dari Reuters.

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut Cina Selatan, termasuk wilayah yang diklaim oleh Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Perlombaan kapal selam juga semakin intensif antara Tiongkok, Amerika Serikat, dan sekutunya. Beijing diperkirakan akan memiliki kapal selam nuklir generasi baru yang beroperasi pada akhir dekade ini.

“Dihadapkan pada perjuangan keamanan maritim terselubung yang serius dan kompleks serta ancaman nyata dari spionase dan badan intelijen asing, (kementerian) akan dengan tegas melindungi kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan Tiongkok serta mendorong pembangunan negara maritim yang kuat,” kata mereka. .

Tonton videonya: Kecaman atas tindakan penjaga pantai Tiongkok di Laut Cina Selatan Australia: pelanggaran stabilitas! (gambar/gambar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *