Jakarta –

Read More : Akhirnya, iPhone 17 dan iPhone 17 Air Akan Punya Layar 120Hz

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat kabinet pertamanya bersama para menteri kabinet Merah Putih. Dalam kesempatan itu, dia secara khusus berpesan kepada Menteri Keuangan Shri Mulyani Indrawati untuk mengkaji ulang alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Prabowo ingin menggunakan APBN dengan sangat efisien. Berusaha untuk mengurangi pengeluaran untuk kegiatan seminar dan wisata ke luar negeri.

Saya minta menteri keuangan, seluruh menteri koordinator, dan menteri mengkaji ulang alokasi APBN, mengkaji DIPA, saya minta detailnya. Kegiatan seremonial, terlalu banyak seminar, terlalu banyak workshop, terlalu banyak pertemuan dan perjalanan ke luar negeri, tolong dikurangi, kata Prabowo saat sidang kabinet pertama yang digelar di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2024). ).

Prabowo menekankan pentingnya pemerintah memberi contoh. Dia ingin APBN fokus pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan studi banding mempelajari pramuka di negara lain. Saya ingin efisiensi,” ujarnya.

Prabowo mengatakan, nama Kabinet Merah Putih merupakan simbol persatuan dan solidaritas. Menurutnya, hal tersebut merupakan sumber keberhasilan terpenting dalam kebangkitan suatu bangsa.

Meski setiap orang mempunyai kepentingan politik atau kelompok, namun Prabowo ingin semua orang menganggapnya sebagai kepentingan nasional yang vital ketika berbicara tentang bangsa dan negara.

“Yang penting para elit bekerja sama dalam kesatuan. Persatuan ini berarti kita dapat menyepakati kepentingan nasional terdekat yang sangat penting bagi kelangsungan negara kita. Kepentingan nasional terpenting yang harus kita sepakati adalah kemerdekaan dan integritas negara. Republik Indonesia,” tambahnya.

Tonton video ‘Para Menteri bertemu di Istana menjelang rapat Kabinet pertama’:

(bantuan/gambar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *