Jakarta –
Read More : 1.250 UMKM Binaan Sampoerna & Kadin Ikuti ‘Pesta Rakyat UMKM’ di JCC
Pemimpin Chechnya memiliki Cybertruck Tesla versi militer. Namun kendaraan militer yang dimodifikasi tersebut diduga dirusak oleh pemilik Tesla, Elon Musk, dari jauh.
Seperti kasus Ramzan Kadyrov, 47 tahun, pemimpin Chechnya di Rusia yang terkenal brutal. Dia mengatakan bahwa Cybertruck mereka berhenti bekerja setelah digunakan dalam pertempuran Distrik Militer Utara di Ukraina.
Laporan dari New York Post seperti dilihat, Senin (23/9/2024) akhirnya mobil tersebut harus ditarik dari perang. Politico melaporkan bahwa Kadyrow mengungkapkan rasa frustrasinya di Telegraph.
“Elon Kasturi mempunyai sikap yang buruk. Dia memberikan hadiah berharga ini dan kemudian memutuskan hubungan jarak jauh,” kata Kadyrov dengan marah.
Kadyrov mengatakan Cybertruck yang akan diperkenalkan ke publik pada tahun 2023 sangat efektif dalam pertempuran. Namun, mobil tersebut tidak berguna di garis depan perang dengan Ukraina.
โItu tidak menunjukkan sikap pria sejati. Bagaimana perasaanmu, รlon?โ Kadyrov menambahkan.
Menurut News.com Australia, mereka mengungkapkan bahwa mereka mengirim dua unit Cybertruck lagi ke medan pertempuran Jumat lalu.
Pada Agustus 2024, Kadyrov merilis video dirinya mengendarai mobil listrik yang dimodifikasi untuk berkeliling istana presiden. Konon Elon Musk memberinya mobil tersebut.
Kadyrov memuji Cybertruck dan menyebutnya sebagai salah satu mobil terbaik di dunia. Dia meminta Kasturi mengunjungi Chechnya. Namun, Kasturi menolak menyerahkan mobil tersebut kepada sahabat setia Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Apakah kamu begitu bodoh hingga mengira aku memberikan Cybertruck kepada seorang jenderal Rusia?” kata Elon menanggapi video yang memperlihatkan Kadyrov mengendarai mobil listrik di platform media sosial X.
Musk juga mengatakan mengejutkan jika ada orang yang mempercayai omong kosong Kadyrov. Kadyrov, yang merupakan putra Presiden Chechnya Akhmad Kadyrov yang terbunuh, telah memimpin negara Chechnya sejak 2007 setelah ditunjuk oleh Putin setelah kematian ayahnya.
Kadyrov, sekutu setia Kremlin, dianggap sebagai salah satu tokoh paling kuat dan ditakuti di Rusia. Kesetiaannya kepada pemerintah Rusia membuatnya mendapat julukan ‘anjing penyerang Putin’. Selain itu, ia meminta Rusia untuk menggunakan senjata nuklir murah untuk melawan Ukraina.
*Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Tonton video “Video: Model G-Dragon Tiba di Bandara Incheon Menggunakan Tesla Cybertruck” (fay/fyk)