Jakarta –
Read More : Piala Eropa 2024: Jerman Ungguli Skotlandia 3-0 di Babak I
Pemain Real Madrid Vinicius Junior melakukan “perayaan ssst” untuk merayakan golnya. Carlo Ancelotti, pelatih El Real, angkat bicara membela selebrasi tersebut.
Gol Vinicius Junior dan Kylian Mbappé membawa Real Madrid menang 2-0 saat menghadapi Real Sociedad pada laga LaLiga akhir pekan lalu.
Vinicius memecah kebuntuan pada menit ke-58 setelah tembakan dari titik penalti membantu El Real unggul atas tim tuan rumah. Lalu, ia merayakan gol tersebut dengan meletakkan jari telunjuknya di depan mulut.
Perayaan ssst yang dilakukan Vinicius bersama suporter Real Sociedad di sudut lapangan kemudian menimbulkan kontroversi. Ada pula yang menilai hal itu merupakan provokasi yang tidak perlu dilakukan pemain asal Brasil tersebut.
Di sisi lain, Carlo Ancelotti menilai hal tersebut merupakan hal yang wajar. Ia menilai Vinicius yang berkali-kali menjadi sasaran ejekan fans lawan bahkan menimbulkan perilaku rasis, punya alasan untuk melakukan hal tersebut.
Selain itu, sejak menit awal pertandingan, suporter Real Sociedad disebut terus menerus menghina Vinicius. Jadi selebrasinya hanya sebagai respons terhadap hal tersebut.
“Itu adalah reaksi atas tindakan yang sangat buruk (yang dilakukan fans tuan rumah),” kata Ancelotti seperti dilansir Goal.com.
“Penghinaan… tidak ada seorang pun yang kuat menghadapi hal seperti itu. Aku juga tidak. Meletakkan jari telunjukku di depan mulut adalah hal yang wajar mengingat apa yang terjadi sebelumnya.”
(krs/tunai)