Jakarta –

Read More : Perjanjian dengan Uni Eropa Ditarget Kelar September, Ekspor Sepatu Bebas Pajak!

Seorang pria di Tiongkok mengelola sekitar 4.600 ponsel untuk meningkatkan penayangan video streaming langsung. Ia memperoleh penghasilan hingga USD 415.000 atau Rp 6,6 miliar (kurs Rp 16.020) dalam waktu kurang dari 4 bulan.

Diberitakan SCMP, pada Selasa (5/7/2024), pria bermarga Wang divonis satu tahun tiga bulan penjara karena kasus penipuan. Diketahui, Wang mulai menjalankan bisnisnya pada akhir tahun 2022. Temannya memberitahunya tentang latihan ini.

Aktivitas ini mengacu pada aktivitas real-time palsu seperti penayangan, suka, komentar, dan berbagi video streaming langsung. Mereka mensimulasikan interaksi audiens nyata untuk menipu pelanggan nyata.

Tujuan utama kampanye ini adalah siaran langsung di platform Tiktok.

Wang membeli 4.600 ponsel yang dikendalikan oleh perangkat lunak cloud khusus. Ia juga telah membeli layanan VPN dan peralatan jaringan dari perusahaan teknologi yang berbasis di Changsha, provinsi Hunan.

Dengan menggunakan komputernya, dia dapat mengontrol hingga 4.600 ponsel secara bersamaan untuk membanjiri streaming video langsung guna meningkatkan penayangan dan keterlibatan.

Wang menjelaskan, harga layanan ditentukan oleh lamanya setiap ponsel terhubung ke video langsung dan jumlah ponsel yang diaktifkan.

Hingga akhir Maret tahun lalu, Wang telah memperoleh US$415.000 atau setara Rp 6,6 miliar dari penjualan layanan tersebut kepada live streamer yang ingin meningkatkan kinerjanya. Biasanya mereka membeli viewer palsu dari jasa Wang dalam jumlah banyak.

Selain Wang, ada 17 tersangka lain yang sedang diselidiki karena melanggar peraturan nasional dengan menyebarkan informasi palsu secara online. Penipuan semacam ini sering terjadi di beberapa platform streaming dan situs e-commerce Tiongkok.

Tonton Juga Video: Kisah Mantan Pekerja Kantoran Membangun Bisnis Fashion Online

(fdl/fdl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *