Pulau svalbar –
Read More : Kluivert: Mbappe Belum Oke-oke Banget di Madrid karena…
Seorang turis menyebabkan gangguan di pulau itu. Dia mempertaruhkan nyawanya hanya untuk berfoto selfie dengan orang gila.
Turis tersebut sedang berlibur di Svalbard, Norwegia, demikian lapor NZ Herald, Kamis (1/5/2024). Pulau-pulau Arktik terkenal dengan lautan es dan satwa liar seperti berang-berang dan beruang kutub.
Tiba-tiba pengelana ini melihat seekor rusa besar sedang beristirahat di tepi es. Kemudian pria Polandia itu mendekat dan mencoba memotret kacang tersebut.
Kejadian ini terekam oleh wisatawan yang berkunjung ke sana. Pejabat pemerintah setempat menyaksikan ketidakpedulian wisatawan.
Menurut Undang-Undang Lingkungan Hidup Svalbard, semua lalu lintas di Svalbard harus dilakukan dengan cara yang tidak menimbulkan gangguan terhadap satwa liar.
Penduduk Svalbard dan pemerintah sangat marah melihat kelakuan turis tersebut. Pada hari Kamis, Gubernur Svalbard mengatakan pihaknya membayar denda sebesar USD 2.000 atau sekitar Rp 32,5 juta karena mengganggu satwa liar.
“Pria itu pergi ke bagian terdalam gunung es dan mengganggu sebuah kacang,” kata kantor gubernur.
Walrus mulut besar atau singa laut dilindungi oleh kota Svalbard. Pulau ini bahkan memperketat peraturan bagi penumpang kapal pesiar.
“Pelaku perjalanan diimbau menjaga jarak minimal 150 meter saat menggunakan kendaraan bermotor dan minimal 30 meter saat bepergian,” bunyi peraturan kota negara bagian.
Undang-Undang Lingkungan Hidup, yang diperkenalkan pada tahun 2001, baru-baru ini diperkuat oleh Kementerian Udara dan Lingkungan Hidup Norwegia.
“Perubahan iklim dan peningkatan aktivitas telah memberikan tekanan besar terhadap satwa liar dan alam Arktik yang rapuh di Svalbard,” kata Andreas Bjellan Eriksen, Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia.
Undang-undang terbaru mengharuskan wisatawan untuk menjauh 500 meter dari beruang kutub. Svalbard adalah rumah bagi sepersepuluh populasi beruang kutub yang terancam punah. Tonton video “Tiga turis misterius ditemukan tewas di sebuah sumur di Meksiko” (bnl/fem)