Jakarta –

Read More : Selamat! Hotel Swissotel Resmi Dibuka di IKN

Sejumlah kapal kedapatan membuang sampahnya di dermaga Labuan Bajo, Manggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo pun mengeluarkan surat edaran.

Puing-puing kapal juga tertinggal di pelabuhan kapal kaca tersebut. Bahkan, sampah kapal pesiar dan kapal lain yang berada di perairan Labuan Bajo harus dibuang ke tempat sampah yang terdapat di pelabuhan.

“Terlempar ke geladak kapal dan mereka malas membawanya ke kontainer,” kata Kepala Otoritas Pelabuhan dan Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo Kelas III Stefanus Risdiyanto, Jumat (13/9/2024).

Menurut Stephanus, puing-puing kapal tersebut dibuang ke dermaga dan kapal fiberglass dekat Pulau Bajo dekat Marina Sungai Labuan Bajo. KSOP Kelas III Labuan Bajo mengimbau wisatawan dan nakhoda kapal untuk tidak membuang sampah sembarangan, ujarnya.

“Ini (surat edaran) untuk prediksi masa depan. Soalnya ada tanda-tanda kapal membuang sampah di pelabuhan dan tempat lain yang tidak diperuntukkan untuk pembuangan sampah,” jelas Stephanus.

Ia menilai para operator pariwisata, termasuk awak kapal dan nakhoda kapal, kurang memiliki kesadaran terhadap maraknya pembuangan limbah kapal. Stefanus berharap dengan adanya skema KSOP Labuan Bajo ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah dengan benar.

Stephanus Labuan mengancam akan memberikan sanksi kepada pihak yang tidak sengaja membuang sampah di Perairan Bajo. Namun belum disebutkan sanksi apa yang akan diambil. “Tergantung tingkat pelanggarannya,” imbuhnya.

Diketahui, lebih dari 400 kapal wisata mengarungi perairan Labuan Bajo setiap harinya. Seusai berlayar, kapal pesiar kerap membawa pulang sampahnya.

Stephan belum langsung menjawab apakah sampah dan perahu kaca yang dibuang di dermaga itu milik kapal wisata. “Ada juga masyarakat yang mengadakan kumpul-kumpul di Pulau Bajo,” ujarnya.

_________________

Artikel ini tayang di detikBali dan video “Menyambut indahnya keanekaragaman laut di Kelelawar Bolon, Labuan Bajo” (wkn/wkn)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *