Jakarta –

Read More : Mampir ke Transmart Besok! Beli Minyak Goreng Cuma Rp 35 Ribuan

Pemerintah mengimpor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan produksi beras dalam negeri. Sebaliknya, proyek pangan gratis bergizi (MBG) andalan Presiden Prabowo Subianto akan dilaksanakan tahun depan. Dan apakah proyek ini akan menaikkan tarif impor beras atau tidak?

Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), mengatakan kelompoknya terus menyarankan agar proyek tersebut melibatkan pangan lokal. Termasuk pembelian karbohidrat, Arief mengatakan pemerintah telah menerbitkan aturan mengenai keberagaman konsumsi pangan lokal melalui Peraturan Presiden (Perpres) No.

“Apakah tidak ada bedanya dengan nutrisi gratis? Ini adalah pengisian karbohidrat. Saya ingin sampaikan, ada Perpres Nomor 81 Tahun 2024 tentang Aneka Pangan. Dijelaskan secara detail apa saja yang harus dilakukan masing-masing dinas/lembaga, jadi kalau “ini disambungkan dengan proyek MBG, baguslah,” kata Arif saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/1). 4 ). /2024)

Karena aturan tersebut, Arief mengatakan tidak semua daerah penerima karbohidrat beras, seperti Indonesia bagian timur, memproduksi pangan lokal berupa sagu. Pihaknya juga berupaya memenuhi nilai gizi protein.

Misalnya: Tidak semua daerah mencukupi kebutuhan karbohidratnya dengan beras, ada yang beras, ada yang jagung, ada yang jagung. Indonesia Timur ada sagu. Ada juga yang protein. Ada daerah yang menghasilkan ikan. Jadi, jangan dipaksakan. untuk makan daging seperti itu, kan?

Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan pangan lokal dapat meningkatkan perekonomian daerah, misalnya susu bisa diperoleh dari petani. Belakangan, ia mampu menarik perusahaan susu besar lainnya.

“Misalnya susu itu seperti plasma. Nanti petani dapat, perusahaan besar juga keluar. Oleh karena itu, tidak pantas mengimpor apa pun.” Ini tentu usulan, tapi amanahnya ada di Badan Gizi Nasional,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perhubungan Presiden Hasan Nasbi mengatakan proyek MBG ditargetkan dimulai pada 2025, dengan total 100 unit layanan disiapkan untuk memulai proyek tersebut. Dia mengatakan layanan tersebut menyiapkan makanan gratis untuk sekolah, anak kecil, dan ibu hamil.

Agar bisa beroperasi secepatnya pada tahun 2025, pada November 2024 BGN menargetkan bisa menyediakan 100 unit di seluruh provinsi, kata Hasan kepada detikcom, Senin, 9/2/2024 (foto/foto)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *