Jakarta –
Read More : Dulu Melarat, Ini Alasan Korea Selatan Kini Negara Kaya
Menteri Penerangan dan Penyiaran Budi Ali menjawab pertanyaan soal kemungkinan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Budi Ali tersenyum saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2024).
“Wah, itu benar Pak Prabowo,” ucapnya sambil berlalu.
Sebelumnya, Luhut menyebut Presiden terpilih Prabowo Subianto akan mengumumkan pembentukan menteri pada 21 Oktober 2024.
“Iya, pelantikannya dijadwalkan tanggal 20 (Oktober), tapi kalau bukan jam 20 malam atau jam 21 malam akan diumumkan,” kata Zuhas, dilansir detikSumut, Rabu (7/8).
Budi Arie lahir pada tanggal 20 April 1969 di Jakarta.
Sebelum menjadi menteri, Budi Arie mendirikan surat kabar BERGERAK pada tahun 1998.
Setelah bekerja di bidang jurnalisme, Boudi Ali terjun ke dunia politik. Ia menjabat Ketua Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta (2005-2010) dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.
Budi Arie kemudian menjadi Direktur Jenderal Projo, relawan pendukung terbesar Joko Widodo, pada Agustus 2013.
Budi Ali dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Media di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada 17 Juli 2023 menggantikan Johnny G. Pratt yang diduga korupsi. Budi Ali langsung dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam upacara peresmian tersebut, antara lain Ketua Mahkamah Agung Mohammad Sharifuddin, Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menteri Perencanaan Luhut, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramo Noor Anon, Menteri Luar Negeri KSP Moeldoko Retno LP Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil. Qoumas, kata Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia kepada Presiden Wantimpres Wiranto. Tonton video “Blokade Internet Filipina-Kamboja, Menteri Penerangan dan Penyiaran Judor: Efektif” (ask/fay)