Jakarta –
Read More : Gaduh Poster ‘Berobat ke Malaysia Aja’, Kemenkes RI Angkat Bicara
Mantan pelatih Inggris Sven-Goran Eriksson meninggal dunia pada usia 76 tahun. Pelatih asal Swedia itu meninggal setelah berjuang melawan kanker pankreas yang tidak dapat disembuhkan.
Sven-Goran Eriksson buka-bukaan tentang penyakitnya pada tahun 2024. di awal Saat itu, dia dibawa ke rumah sakit karena dikira terkena stroke.
Mengidap penyakit kanker pankreas stadium akhir, Erickson mengatakan umurnya tidak akan lama lagi.
“Saya mengidap penyakit serius. Kasus terbaik saya adalah setahun, yang terburuk jauh lebih sedikit. Sulit untuk mengatakan secara pasti, jadi lebih baik tidak memikirkannya,” ujarnya, seperti dikutip BBC, Minggu (Januari). 14) / 2024).
Eriksson mengetahui diagnosis kankernya “hampir setahun yang lalu” dan mengundurkan diri dari jabatan terakhirnya sebagai direktur olahraga di klub Swedia Karlstad pada akhir tahun 2023 karena masalah kesehatan.
Ketika Eriksson mengetahui bahwa dia didiagnosis menderita kanker pankreas stadium akhir, dia menghargai setiap detik setiap hari. Ia bersyukur bisa bangun pagi dengan sehat.
Orang yang didiagnosis menderita kanker pankreas sering kali langsung masuk ke stadium 4. Banyak pasien kanker pankreas datang ke fasilitas pengobatan ketika tumornya sudah besar. Pada saat itu, kemungkinan besar penyakit tersebut telah bermetastasis atau menyebar. Tonton video “Hati-hati!” Daging merah dapat menyebabkan kanker pankreas” (kna/kna)