Jakarta –

Read More : Dear Prabowo, Ini Sektor Teknologi untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%

Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menimbulkan kekhawatiran, terutama karena dapat menggantikan peran manusia di masa depan. Namun kehadiran manusia akan kuat.

Dengan landasan emosional dan perilaku, AI dapat terus berkembang ke arah yang lebih luas dan lebih bertanggung jawab. Setelah mengembangkan teknologi baru yang selalu dibutuhkan perusahaan, banyak tugas penting kehidupan manusia adalah:

Terutama peneliti dan ilmuwan data. Peran peneliti dan ilmuwan data sangatlah penting, karena mereka adalah pendorong utama penelitian dasar dan terapan yang memungkinkan pengembangan AI. Mereka berperan dalam menemukan algoritma baru dan meningkatkan teknologi AI yang ada. Ilmuwan data menganalisis data, membuat model, dan menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk memecahkan masalah dunia nyata.

Kedua, dia adalah seorang insinyur dan pencipta. Semua insinyur AI menerapkan algoritma dan desain AI ke dalam sistem perangkat lunaknya masing-masing. Saat ini, pengembang atau developer perangkat lunak akan berkolaborasi dengan para insinyur untuk memastikan perangkat lunak yang dikembangkan berjalan secara efisien dan efektif.

Ketiga, seorang perencana dan programmer. Ilmuwan komputer, insinyur, dan ilmuwan data memainkan peran penting dalam merancang dan merencanakan sistem AI. Mereka menulis kode, mengembangkan arsitektur jaringan saraf, dan menjaga sistem AI berjalan dengan lancar.

Selain ketiga hal tersebut, masih banyak peran lain yang menentukan keberhasilan Telkom Accelerate AI, pemimpin bisnis produk dan layanan digital di tanah air, seperti perancang sistem, arsitek AI, pakar etika dan regulasi AI.

Telkom telah dikenal selama bertahun-tahun sebagai perusahaan layanan teknologi informasi (ICT) dan komunikasi. Selama empat tahun terakhir, perusahaan pelat merah itu berkembang menjadi Digital Communications Corporation yang mengembangkan beragam produk dan layanan digital, termasuk AI.

Selain itu, dengan pesatnya perkembangan AI, Indonesia berpotensi mengembangkan berbagai solusi digital untuk mengatasi tantangan yang muncul. Telkom menawarkan solusi digital tersebut dalam tiga kelompok layanan utama: integrasi digital, platform digital, dan layanan digital.

EVP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, mengatakan Telkom telah memanfaatkan AI dalam dua cara utama dalam beberapa tahun terakhir.

โ€œYang pertama adalah bagaimana Telkom dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam bisnis saat ini. Yang kedua adalah layanan digital AI seperti BigBox menawarkan solusi AI yang dapat digunakan di seluruh industri, bahkan lembaga pemerintah.โ€ Dia berkata.

Pada akhirnya, katanya, masa depan kepemilikan digital, termasuk AI, bukan sekadar angan-angan. Upaya Telkom menjaring talenta digital untuk mempercepat pengembangan teknologi AI, semuanya demi pembangunan nasional. Tonton video “Sam Altman Mengatakan AI Dapat Mengganggu Kehidupan Sosial” (agt/agt)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *