Denpasar –
Read More : Para Ilmuwan Dibuat Terkejut dengan Temuan Baru di Stonehenge
Segala jenis orang asing datang ke Bali. Apa jadinya jika orang asing menyewa vila untuk digunakan sebagai sekolah?
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai memeriksa tiga warga negara asing (WNA).
Suhendra, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Jumat (23/8/2024) mengumumkan ada tiga orang asing yang dihubungi. “Kami menghubungi Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diperoleh DetikBali, Senin (26/8/2024).
Suhendra menjelaskan, aktivitas ketiga WNA tersebut diketahui berdasarkan laporan masyarakat. Setelah menerima pengaduan tersebut, petugas imigrasi langsung menjadi pengawas digital.
Petugas imigrasi kemudian mengunjungi vila di kawasan Tibubeneng, Kuta Utara. Petugas menemukan dua warga negara Indonesia (WNI) dan dua warga asing di sana.
Diketahui, vila tersebut digunakan sebagai sekolah bagi anak-anak asing untuk belajar menulis, matematika, IPA, dan bahasa Indonesia, kata Suhendra.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyewa vila tersebut adalah seorang pria Swiss dan seorang wanita. Ngomong-ngomong, kepala sekolah vila juga warga negara Turki.
Saat ini tiga orang WNA masih diperiksa di Kantor Imigrasi Ngurah Rai. “Peninjauannya belum selesai,” kata Direktur Penerangan dan Imigrasi Nyoman Asta saat dihubungi detikBali, Senin (26/8).
***
Artikel ini dimuat di detikBali.
Tonton video “Ekspatriat Rusia merusak dua rumah di Bali karena sewa” (miliar/miliar)