Jakarta –
Read More : 11 Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan Mata hingga Tulang
Semarak perayaan Hari Kemerdekaan Kerajaan Indonesia tak hanya bisa dimeriahkan dengan berbagai lomba dan dekorasi berwarna merah putih. Masa kemerdekaan kali ini dapat dijadikan gambaran betapa pentingnya kemandirian bagi setiap orang. Salah satunya adalah pemberantasan penyakit yang mengancam kesehatan Anda dan orang yang Anda cintai.
Apalagi saat ini banyak sekali penyakit yang datangnya tiba-tiba. Namun jalur penyakit tersebut bisa saja muncul karena kurangnya kepedulian dan kepedulian terhadap kesehatan diri melalui pemberian kebiasaan buruk dalam pola hidup yang tidak sehat, tanpa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Selain itu, kemungkinan terjadinya penyakit gabungan dan penyakit tidak menular tampaknya baru dapat dikenali seiring bertambahnya usia, yang tidak diimbangi dengan langkah pengobatan yang tepat. Salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia adalah penyakit kardiovaskular. Statistik Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa hingga 650.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit jantung, termasuk stroke, penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya.
Salah satu penyebab utama peningkatan ini adalah gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan pola makan yang buruk, sehingga komitmen untuk menurunkan jumlah kasus dengan mencegah dan mengendalikan penyakit jantung adalah tanggung jawab bersama.
Hal-hal yang dapat meningkatkan risiko kardiovaskular
1. Gaya hidup tidak sehat, dimulai dengan pola makan yang buruk, kurang aktivitas fisik dan olah raga, serta merokok dan konsumsi alkohol berlebihan. Kebiasaan tersebut dapat mengganggu kerja pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan beban kerja jantung.
2. Faktor genetik dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung. Untuk itu diperlukan perhatian dan pengobatan tambahan sesegera mungkin.
3. Kondisi medis yang dapat menimbulkan komplikasi seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol dan obesitas.
4. Hati sudah tua dan lemah.
Kemenkes mendorong perilaku CERDIK seperti rutin memeriksakan kesehatan, berhenti merokok, berolahraga, makan sehat dan seimbang, istirahat yang cukup, dan mengatasi stres. Dengan arahan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan jantung dan fungsi kardiovaskular lainnya guna mencapai kehidupan yang lebih bermanfaat.
Penting untuk memilih penyedia layanan kesehatan yang terpercaya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Prodia menawarkan paket diagnostik komprehensif yang juga berguna untuk mendiagnosis kondisi kesehatan jantung terkini melalui Prohealthy Heart Paket 1, 2 dan 3, serta HS Troponin dengan diskon 20 persen dalam rangka Hari Jantung Sedunia.
Diskon ini dapat diperoleh dengan mengunjungi cabang Prodia atau aplikasi U by Prodia. Jika pelanggan ingin membawa pulang sampel, manfaatkan layanan pengiriman ke rumah. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.prodia.co.id/id/ atau hubungi Prodia. (Promosi Subyek/Prodia)