Jakarta —

Read More : Segini Nih Perkiraan Gaji Fauzi Baadilla Jadi Komisaris Pos Indonesia

Pakaian asal Tiongkok masih beredar bebas di Tanah Air, termasuk di Pasar Tanah, Jakarta Pusat. Pusat grosir ini menjual pakaian murah impor dari China tanpa label Standar Nasional Indonesia (SNI).

Menanggapi hal tersebut, Moga Simatupang, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Perdagangan yang Adil (PKTN) Kementerian Perdagangan sekaligus Direktur Eksekutif Pengawasan Barang Impor Ilegal, mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim untuk mengusut langsung permasalahan tersebut. pertanyaan. Namun, dia menegaskan, penertiban ini bukanlah razia seperti yang ditulis beberapa waktu lalu.

“Nanti bersama tim kita cek apakah itu barang impor, label China atau barang lokal, apakah memang tidak ada SNI-nya. Kita harus cek semuanya, kita pantau. Pak Menteri, kita fokus ke gudang importirnya atau tidak,” kata Moga, Selasa (13/08/2024).

Sedangkan untuk baju impor China tanpa label SNI, Moga menjelaskan, saat dilakukan uji laboratorium tidak ditemukan jamur dan tidak menimbulkan ancaman kesehatan. Namun, ditegaskannya, produk yang diimpor dari China tanpa tanda SNI biasanya melalui importir. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang turun ke lapangan untuk menyelidiki masalah tersebut.

“Kalau istilahnya SNI, bisa jadi importirnya adalah orang yang tidak SNI. Kebanyakan kita tidak tahu importirnya karena ekonomi. Jadi kalau ada importir ada sanksinya kita musnahkan barangnya,” dia menjelaskan. . Banyak pakaian impor yang dijual di Pasar Tanah Abang.

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran detikcom, banyak pakaian impor buatan China seperti pakaian anak-anak yang dijual di Jembatan Blok A Lantai 1 Pasar Tanah Abang pada Senin (12/8). Anda bisa melihatnya pada label pakaian yang bertuliskan China. Harga satu set baju anak laki-laki usia 6-12 tahun dijual dengan harga Rp 80.000-90.000.

Sedangkan harga baju anak laki-laki usia 1-3 tahun adalah Rp 40.000-57.000 tergantung jenis bahan dan modelnya. Semua pakaian ini berasal dari China. Hal ini terlihat dari labelnya yang berhuruf Cina.

“Kita semua dari China, Kak. Kita jual per set. Harganya Rp 90.000 untuk anak usia 6-12 tahun. Kita lebih murah dari yang lain. Kalau hari tenang, bisa lebih dari 150,” kata salah seorang. pedagang di detikcom, Senin (12/8/2024).

Detikcom kemudian mengunjungi berbagai toko yang menjual pakaian anak perempuan berusia 1 hingga 5 tahun. Harga rata-ratanya Rp 35.000-47.000 per potong. Lalu untuk baju anak laki-laki usia 1-5 tahun harganya Rp 100.000 untuk tiga set baju.

“Kita impor (barang) dari China, Kak. Usianya bisa 1-5 tahun. Sehari minimal kita buat 100 set lebih dari Kak,” tuturnya. (gbr./gbr.)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *