Jakarta –
Read More : Maxime Bouttier Terharu Ultah ke-31 Berbarengan 100 Hari Ibunda Meninggal
Tamara Tyasmara terlihat kembali ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk menghadiri sidang pembunuhan putranya, Dante.
Sidang ini juga mencakup proses mendengarkan kesaksian. Saksi kali ini dari kolam tempat Dante meninggal.
Saksi yang dihadirkan kali ini adalah Pak Darma. Ia termasuk salah satu yang menyaksikan momen tewasnya Dante yang diduga ditenggelamkan Yudha Arfandi.
Mendengar kesaksian tersebut, Tamara Tyasmara menangis karena teringat kembali pada putranya. Saat itu, saksi mengungkapkan Yudha meninggalkan Dante di kolam untuk menuju kamar mandi.
“(Kenapa nangis?) Iya, kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di sana kan? Kalau kita tidak mendengar kesaksian Pak Darma (kita tidak akan tahu), berakhir di CCTV dan kesaksian orang lain. Tamara Tyasmara berkata, sambil menyeka air mata di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (5/7/2024).
Saat itu, Tamara Tyasmara juga ditanyai alasan dirinya bertengkar dengan keluarga Yudha Arfandi. Dalam keterangannya, Tamara Tyasmara mengaku frustasi karena keluarga Yudha seolah menghindarinya saat Pak Darma memberikan bukti.
“Kenapa kali ini penting, di mana keluarga? Jadi mereka ada tapi keluar sendiri. Kenapa? Mereka tidak mau dengar bukti, mereka punya perlindungan dan perlindungan. Biar saya tidak mendengarkan saksi-saksi yang ada di telaga, kenapa dia membuang semua hal penting yang ada pada keluarganya?
Tamara Tyasmara pun kesal karena difoto oleh keluarga Yudha Arfandi. Tamara Tyasmara heran kenapa saat saksi memberikan kesaksian, keluarga Yudha ramai menggunakan foto dirinya. Tamara Tyasmara pun menilai kesaksian Pak Darma lebih dari sekadar pembelaan Yudha.
“Aku kesal dengar mereka selama ini bilang tidak ada pembunuhnya, ini kesaksian orang-orang di TKP kenapa mereka keluar satu sama lain, jujur keluarganya tidak sesibuk kemarin, “ucap Tamara.
Simak video “Alasan Tamara Tyasmara Pembelaan Yudha Arfandi di Awal Kasus Pembunuhan Dante” (fbr/wes)