Jakarta –

Read More : Viral Dokter di Malaysia Bunuh Diri Diduga Karena Perundungan, Begini Awal Mulanya

Aktor Inggris Daisy Ridley telah didiagnosis menderita penyakit Graves, penyakit autoimun yang mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid. Sejak tahun lalu, pria berusia 32 tahun yang menjadi hits berkat trilogi terbaru Star Wars ini juga sedang berjuang melawan endometriosis dan sindrom ovarium polikistik, yang juga dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Namun, setelah syuting film thriller The Magpie tahun 2023, Ridley merasa sangat lelah dan mudah tersinggung, katanya dalam artikel terbaru di Women’s Health.

Dia mengatakan dia awalnya mengabaikan beberapa tanda. Beberapa di antaranya termasuk penurunan berat badan dan tangan gemetar.

“Saya berpikir, ‘Saya hanya memainkan peran yang membuat stres, jadi saya merasa tidak enak badan,'” katanya.

Namun setelah berkonsultasi dengan dokter yang mengeluhkan gejala tersebut, diagnosis penyakit Graves ditegakkan.

Menurut Asosiasi Tiroid Eropa, penyakit Graves adalah penyebab paling umum dari hipertiroidisme dan lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Selebriti lain yang menderita penyakit ini termasuk rapper Missy Elliott dan mantan ibu negara AS Barbara Bush.

“Kita semua membaca statistik tentang perempuan yang tidak terdiagnosis atau tidak terdiagnosis dan mulai menerima kenyataan ketika kita berkata, ‘Saya merasa tidak enak badan,’” kata Ridley.

Sebagai seorang vegetarian, Ridley mengatakan bahwa sejak diagnosisnya, dia telah melakukan upaya untuk mengurangi asupan gluten, dan juga perubahan gaya hidup lainnya.

Trilogi terakhir Star Wars berakhir pada tahun 2019 dengan The Rise of Skywalker.

Sejak itu, Disney telah menjanjikan tiga film layar lebar baru tentang dunia fiksi ilmiah yang dibuat oleh George Lucas, salah satunya akan menampilkan Daisy Ridley mengulangi perannya sebagai Rey.

Apa itu penyakit Graves?

Menurut Mayo Clinic, penyakit Graves merupakan kelainan sistem kekebalan tubuh yang menyerang kelenjar tiroid. Kondisi ini menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Kondisi ini disebut hipertiroidisme.

Hormon tiroid mempengaruhi banyak organ dalam tubuh. Gejala penyakit Graves otomatis dapat mempengaruhi organ-organ tersebut juga. Siapapun bisa terkena penyakit Graves. Namun penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita dan orang berusia di atas 30 tahun.

BERIKUTNYA: Gejala Penyakit Graves

(naf/kna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *