Jakarta –

Read More : Honda Supra GTR 150 Terbaru Meluncur, Harga Rp 30 Jutaan

Toyota telah mengumumkan perlunya insentif untuk kendaraan ramah lingkungan. Misalnya, mobil hybrid di Thailand lebih kompetitif dibandingkan di Indonesia.

“Saya tidak pernah bosan memberikan contoh seperti Yaris Cross Hybrid di Thailand.” Artinya, harga di Indonesia bukan 4 ekor (400 juta rupiah), tapi 3 ekor (300 juta rupiah) itu kecil, dengan insentif yang ada, jadi ada gap “Kalau mobil ICE gede, kalau BEV tidak. terlalu banyak (jauh),” kata Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor Anton Jimmy baru-baru ini di ICE BSD, Tangerang.

“Pemerintah Thailand telah memberi contoh, dan produk ini bisa digemari masyarakat.” Itu sebabnya ini sangat sukses di Thailand. Tak hanya Toyota, banyak merek lain yang menawarkan produk kompetitif. Hal ini membuat kita berpikir bahwa Thailand telah menjadi produsen hibrida terbesar di Asia Tenggara.

Akibat pajak yang kompetitif, harga jual mobil juga lebih rendah.

Toyota Yaris Cross Hybrid dibanderol 789.000 baht atau Rp 352 jutaan. Sedangkan di Indonesia mencapai Rp 440 juta. Ada selisih hampir Rp 100 juta untuk mobil hybrid.

Plt. Putu Julie Ardika, General Manager Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, menjelaskan pajak kendaraan ramah lingkungan di Thailand lebih rendah dibandingkan di Indonesia.

“Apa yang perlu kita lakukan untuk mengembangkan industri ini?” Ada yang belum kita lakukan, seperti yang disebutkan tadi, insentifnya diperluas ke mobil rendah emisi, karena kita sama dengan negara lain, tapi bagi yang lain, “mobil rendah emisi masih jauh dari negara lain. ,” ujarnya kepada Pakuga di Jakarta, Rabu (7/10/2024).

“Saya bisa kasih gambaran, kalau bisa dijadikan pajak mobil rendah emisi di Thailand, sekitar 7-8 persen, kita masih 23-33 persen,” imbuhnya.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara juga mengatakan, penyebab tingginya harga mobil di Indonesia karena hampir separuhnya merupakan instrumen pajak.

“Untuk harga mobil ini sedang didalami Pemda (Pemda) karena BBNKB bermasalah. Ini (pajak) yang membuat harga mobil ini mahal sekali karena total pajaknya mungkin lebih dari 30-40 persen,” dia ditambahkan.

Namun mereka tidak mau rugi karena rata-rata Pemprov menerima 60-80% PAD (Pendapatan Utama Daerah) dari pajak kendaraan bermotor, lanjutnya. “Tes Penuh Bensin Toyota Yaris Cross S: Serunya Luar Kota!” (riar/mhg)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *