Jakarta –
Ventilasi hidrotermal terjadi di bawah tanah di Taman Nasional Yellowstone. Video letusan tersebut menjadi viral di media sosial.
Seperti dilansir New York Post, letusan terjadi di kawasan Biscuit Basin taman nasional pada Rabu (24 Juli 2024) dan dimulai di dekat Kolam Black Diamond. Tercatat pula betapa takut dan takutnya para wisatawan saat kejadian tersebut terjadi.
Video tersebut memperlihatkan beberapa wisatawan berjalan di jembatan menuju kolam sumber air panas. Namun tiba-tiba terjadi ledakan dan kemudian terjadi ledakan disertai batu-batu yang beterbangan ke segala arah.
Wisatawan yang tinggal di dekat jembatan menyelamatkan nyawa mereka. Beruntung tidak ada korban luka dalam kejadian ini.
Biscuit Basin saat ini ditutup demi keselamatan pengunjung.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menjelaskan, ketika air di bawah tanah berubah menjadi uap, ledakan bisa terjadi. Dan kejadian seperti itu biasa terjadi di Yellowstone.
Badan federal mengatakan ledakan tersebut tidak menunjukkan aktivitas gunung berapi dan bukan disebabkan oleh naiknya magma ke permukaan.
Ledakan serupa sering terjadi. Geyser Porkchop di Cekungan Norris Geyser mengalami ledakan besar pada tahun 1989. Para ahli mencatat kejadian serupa, meski lebih kecil, di cekungan yang sama pada bulan April tahun itu.
Menurut USGS, Yellowstone adalah rumah bagi koleksi fitur termal alami terbesar dan paling beragam di dunia. Ahli geologi Yellowstone sedang menyelidiki ledakan tersebut. Tonton “Pierce Brosnan menggugat karena masuk tanpa izin di Taman Nasional Yellowstone” (sym/fem)