Jakarta –

Read More : Manusia Diramal Akan Hidup Abadi Pakai Nanobot

Skema penipuan internet semakin beragam. Ada skema kriminal yang dilakukan oleh oknum penipu untuk menguras akun Anda.

Selain layanan telepon atau pesan teks, penipuan kini telah memasuki dunia media sosial. Penjahat menggunakan akun palsu atas nama perusahaan besar.

Metode yang umum digunakan adalah penjahat langsung menanggapi tweet yang mengeluhkan pengguna suatu layanan. Seseorang yang berpura-pura menjadi CS palsu berpura-pura membantu dengan mengisi formulir online. Sehingga, penjahat bisa mencuri informasi dari formulir tersebut.

Waspada Penipuan, Berikut Tips Membedakan Akun Media Sosial Asli dan Palsu Jangan sampai menjadi korban penipu di balik akun layanan pelanggan palsu.

1. Ada tanda centang biru

Untuk mengecek apakah akun suatu perusahaan palsu, Anda bisa melihatnya melalui tanda centang biru yang biasa tersemat di media sosial. Tanda centang biru ini menunjukkan bahwa akun tersebut telah diautentikasi.

2. Bandingkan jumlah follower dengan jumlah like

Membandingkan jumlah follower dengan like merupakan hal yang perlu diperhatikan. Pasalnya, saat ini banyak akun yang menggunakan layanan tersebut untuk menambah pengikut.

Pada umumnya akun-akun yang menggunakan layanan ini memberikan kesan bahwa mereka mempunyai banyak media sosial. Hal ini membuat akun tersebut tampak dikenali.

Untuk mengetahui follower tersebut asli atau palsu, Anda bisa melihat jumlah like pada setiap postingan. Secara umum, jumlah like yang menggunakan layanan ini tidak banyak atau bisa sangat tidak merata.

Hal itu patut dicurigai. Jangan sampai follower Anda terjebak akun palsu hanya karena follower Anda banyak.

3. Perhatikan kualitas foto dan video

Selain dua hal di atas, perhatian terhadap kualitas setiap foto dan video juga tidak boleh terlewatkan. Akun palsu seringkali mengambil atau menggunakan konten dari akun lain tanpa izin. Karena itu kualitas gambar atau video yang diunggah kurang bagus.

Mengingat maraknya kasus penipuan CS penipuan di media sosial, DANA melalui kampanye #AwasBadmanJebakan mengimbau penggunanya untuk waspada. DANA menegaskan tidak lagi memiliki layanan pelanggan di WhatsApp, melainkan hanya menangani pengaduan dan pengaduan melalui DIANA, email help@dana.id, call center DANA 1500 445, serta media sosial resmi DANA Indonesia. Akun resmi media sosial DANA hanya memiliki tanda biru. Jadi, pastikan Anda tidak tertipu dengan akun serupa lainnya.

Jika ragu, Anda dapat memeriksa apakah akun/nomor/tautan tersebut palsu atau asli menggunakan fitur keamanan ‘Keamanan DANA’ yang tersedia di aplikasi. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, pengguna DANA bisa langsung melaporkannya menggunakan fitur keamanan ini.

Jangan asal mengklik link atau mengisi formulir dari pihak tak dikenal yang mengatasnamakan DANA. Sebisa mungkin jangan mendownload dan menginstal aplikasi DANA dari link yang dibagikan di grup pesan instan seperti WhatsApp, Telegram dan lainnya.

Untuk menjaga keamanan saat bertransaksi, selalu jaga kerahasiaan PIN dan kode OTP Anda, jangan bagikan kepada siapapun termasuk DANA. DANA berkomitmen melindungi akun dan transaksi pengguna dengan memberikan jaminan uang kembali 100% sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Nah, agar transaksi di DANA aman, jangan lupa cek informasi lengkapnya di sini. (akn/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *