Jakarta –

Read More : Suzuki Recall Burgman Street dan Avenis di India, Bagaimana di Indonesia?

Banyak perbincangan di media sosial mengenai kebiasaan berkendara sebagian besar pengguna Low Cost Green Car (LCGC). Netizen menilai sebagian besar pengguna LCGC ceroboh di jalan. Sebagian besar, jika tidak semua, melakukannya.

Baru-baru ini beredar pemberitaan di media sosial bahwa pengemudi LCGC Datsun GO Panca tiba-tiba membelok ke kiri. Pengemudi Datsun, yang biasa disebut taksi internet, menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, pengemudi LCGC Daihatsu Sigra mengemudi ugal-ugalan di jalan raya. Sebuah mobil berwarna hitam menyebabkan kecelakaan itu. Saat itu, Sigra hitam terus berjalan dan sepertinya berusaha melarikan diri. Perekam video mampu mengejar dan menghentikan pengemudi Sigra penyebab kecelakaan.

Tak hanya itu, beberapa kali viral pengguna LCGC yang mengubah dirinya menjadi jet ski, melaju pelan di jalur kanan tol. Masih banyak lagi yang perlu dipertimbangkan dalam perilaku pengguna LCGC.

Menurut Sony Susmana, praktisi keselamatan berkendara yang juga Direktur Safety Training Consultants (SDCI) di Indonesia, banyak pengguna LCGC yang ugal-ugalan berkendara di jalan raya karena rata-rata sudah “beralih” dari pengendara sepeda motor ke mobil. Sayangnya, kebiasaan buruk mengendarai sepeda motor hilang ketika mengendarai mobil di jalan raya.

“Dengan maraknya penggunaan LCGC oleh Ojol (RED-taksi online), banyak bermunculan pengemudi pemula. Banyak dari mereka tumbuh menjadi pengendara motor. Tahukah Anda bagaimana sepeda motor dikendarai di sini? kata Sony kepada detikOto.

Sony melanjutkan, ketika banyak pengguna mobil pemula menemui kendala, mereka mengadopsi kebiasaan seperti mengendarai sepeda motor. Mungkin lebih aman pakai sepeda motor karena lebih kecil, tapi kalau pakai mobil sama sekali berbeda.

“Kalau menabrak rintangan, banyak orang yang harus menghindar dan berhenti, tapi meluncur ke kiri atau ke kanan. Bahaya, kalau sepeda motornya kecil, itu alasan. Tapi kalau lewat mobil, berbahaya,” kata Sony detikOto, Minggu (7/7/2024).

Menurut Sony, jangan menganggap enteng mengemudi, tidak peduli siapa yang Anda kendarai atau jenis mobil apa yang Anda kendarai. Bahkan pengemudi pemula pun perlu mengubah perilakunya.

“Pertama, kembangkan etika berkendara. Kedua, memahami peraturan lalu lintas. Ketiga, jangan pernah berhenti belajar,” ujarnya.

Sony menyarankan kepada pengemudi LCGC atau pengemudi pemula untuk tidak mengemudi sembarangan. Ada etika yang perlu diketahui dan dipraktikkan. Termasuk saat bermanuver, berbelok, atau berpindah jalur.

Saksikan DetikPagi Live:

Simak video ‘Modifikasi Ramping Bikin Toyota Agya Ini Hebat di Lintasan’ (rgr/din).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *