Jakarta –
Read More : Kondisi Pakar AS Anthony Fauci usai Kena Virus West Nile yang Mematikan
Belakangan ini ramai perbincangan mengenai seorang atlet muda asal Tiongkok yang mengalami serangan jantung mendadak saat mengikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia di Yogyakarta, Minggu, 30 Juni 2024.
Selain kasus tersebut, Dr. Rugun Maria Elizabeth Tobing dari SpBTKV, dokter spesialis jantung, mengatakan salah satu penyebab serangan jantung mendadak adalah aritmia jantung.
“Kalau penyakit jantung, itu hanya galau yang kita sebut dengan aritmia, banyak macamnya. Aritmia ini memang (penyebab henti jantung),” jelasnya kepada detikcom, Kamis (4/7/2024).
“Henti jantung tidak bisa kita prediksi, kapan terjadinya tidak bisa kita prediksi,” lanjutnya seraya menambahkan bahwa dirinya mengalami gejala henti jantung saat berolahraga.
Dr. Rugun mengatakan, ketika terjadi aritmia, yang pertama kali menyebabkan aritmia adalah aritmia. Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.
“Tapi tidak sama dengan orang yang olah raga. Kalau olah raga cepat, terjadi secara perlahan. Intensitas olah raga meningkat, maka detak jantung pun meningkat secara bertahap. Namun jika terjadi secara tiba-tiba,” jelas dr. Rugun.
Saat mengalami jantung berdebar, banyak pasien yang mengeluhkan jantung berdebar secara tiba-tiba.
Selain itu, penderita gagal jantung mungkin mengalami gejala lain. Anda mungkin merasakan detak jantung Anda melemah secara tiba-tiba, atau merasa lemas atau pingsan.
“Bisa disertai gejala lain seperti keringat dingin, pusing mendadak, mengembara, pingsan, mual, dan itu hal yang wajar,” ujarnya. Tonton video “Cara Mencegah Penyakit Jantung pada Remaja” (sao/suc)